BERITA  

Warga Keluhkan Kurangnya PJU di Jalan Nasional Pangandaran, Sebagian Tak Berfungsi

Warga Pangandaran keluhkan kurangnya PJU di Jalan Raya Nasional.

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Warga di Desa Babakan, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran mengharapkan penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) dibeberapa lokasi.

Apalagi dari sejumlah PJU yang ada di Jalan nasional Babakan – Pangandaran dan jalur jalan lingkungan, banyak yang tidak berfungsi dan tak kunjung diperbaiki.

Kepala Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran Undang Herdi menyampaikan lokasi yang selayaknya di pasang PJU adalah disepanjang Jalan Raya Babakan- Pangandaran, sepanjang jalan Puskesmas Pangandaran, sepanjang Jalan PPI Cikidang, dan di jalan desa serta tempat fasilitas umum lainnya.

“Akibat kurangnya PJU di tempat tersebut, di malam hari keadaannya gelap dan sering terjadi kecelakaan lalu lintas,” terang Undang.

Undang merinci, saat ini jumlah PJU di Desa Babakan ada 24 unit namun 8 unit sudah tidak berfungsi.

Undang merinci, di Dusun Bojongsari, dari 10 unit yang ada, 1 unit tidak berfungsi. Di Dusun Karanggedang, dari 7 unit yang ada, 4 unit tidak berfungsi

Sedangkan di Dusun Kalapatiga, dari 7 unit PJU yang ada, 3 unit tidak berfungsi.

“Sungguh ironis karena Desa Babakan merupakan kawasan perkotaan Pangandaran dan merupakan daerah penyangga dan sebagai pintu gerbang kawasan objek wisata Pangandaran,” kata Undang.

Baca juga:  Jadi Pionir, DPRD Pangandaran Mulai Kurangi Penggunaan Plastik

Hal senada disampaikan Sekretaris Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, Mamal Nurhidayat.

Menurut pria yang akrab disapa Deni, pihaknya sudah banyak menerima keluhan warga tentang keberadaan PJU yang tidak berfungsi, karena PJU salah satu kebutuhan untuk kenyamanan.

Deni mengaku, atas nama Pemerintahan Desa Babakan, secara resmi sudah mengirimkan permohonan penambahan dan perbaikan PJU yang tidak berfungsi kepada Bupati Pangandaran dan berharap dapat segera merealisasikannya.

“Selain untuk keamanan dan kenyamanan, juga untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas akibat kurangnya penerangan jalan,” pungkas Deni. (*)