BERITA  

Wakili Jabar di Peparpenas 2019, Krisna Aji Ikuti Pemusatan Latihan

Dua pecatur Jawa Barat, sedang mengikuti pemusatan latihan selama 4 hari, untuk menghadapi Peparpenas IX Tahun 2019 yang akan dilaksanakan pada 7 hingga 13 November 2019 di Jakarta.

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Atlet disabilitas (tunanetra) cabor catur asal Kabupaten Pangandaran, Krisna Aji (16) saat ini sedang mengikuti pemusatan latihan (sentralisasi) yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Barat, mulai tanggal 2 hingga 6 November 2019 di Hotel Savoy Homan, Bandung Jawa Barat.

Pelajar kelas 6, SLB BC Bina Harapan Pangandaran ini mewakili Jawa Barat dan sedang dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) IX Tahun 2019 di Jakarta, yang akan berlangsung dari tanggal 7 hingga 13 November 2019 mendatang.

Ketua NPCI Kabupaten Pangandaran, Wahyu Hudayah mengatakan, Krisna Aji ditunjuk mewakili Jawa Barat, setelah menjadi yang terbaik pada seleksi yang digelar beberapa bulan lalu dan berhasil mengungguli atlet lainnya utusan dari Kabupaten/Kota se Jawa Barat.

“Tugas kita sudah usai, mengantarkan atlet ke tahap selanjutnya, dan saat ini ditangani dan sepenuhnya menjadi tanggungjawab Dispora Jabar dan NPCI Jabar, ” kata Wahyu.

Sementara itu, Arthur, pelatih catur pada pemusatan latihan ini, pihaknya sedang konsentrasi melatih dua atlet catur disabilitas yang akan dikirim mengikuti Peparpenas ke IX di Jakarta.

Baca juga:  Dituding Operasi Bibir, Keluarga Amanda Manopo Buka Suara

“Mereka adalah Fauzan (tunadaksa) dari Bandung, dan Krisna Aji (tunanetra) dari Pangandaran. Saat ini, mereka adalah pecatur pelajar disabilitas yang terbaik di Jawa Barat,” kata Arthur.

Dia optimis, kedua pecatur ini akan mampu menyumbangkan medali pada saatnya nanti. Masing-masing pecatur memiliki peluang meraih dua medali.

“Mereka masing-masing akan mengikuti catur standar dan catur cepat, jadi masing-masing berpeluang meraih dua medali. Dengan kemampuan mereka, kita menargetkan medali emas,” ujar Athur disela-sela melatih.