Urai Kepadatan Jalur Wisata, Polres Pangandaran Terapkan Skema ‘Sepenggal’
PANGANDARAN, SPC – Kepolisian Resor Pangandaran mulai mengaktifkan strategi rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pada masa mudik dan libur Lebaran 2026. Dalam bingkai Operasi Ketupat Lodaya, polisi menerapkan skema Cara Bertindak (CB) Percepatan Sepenggal untuk mengurai kepadatan di jalur utama wisata tersebut pada Selasa, 24 Maret 2026.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya volume kendaraan yang masuk ke wilayah hukum Polres Pangandaran. Fokus utama rekayasa dilakukan di jalur krusial sepanjang tujuh kilometer, membentang dari Bundaran Emplak Karangnini hingga Simpang 3 Pancimas Tugu Kuda. Intervensi arus yang dimulai sejak pukul 17.00 WIB ini bertujuan memastikan denyut lalu lintas tetap stabil meski dikepung belasan ribu kendaraan.
Strategi Penarikan Arus di Titik Jenuh
Di bawah komando Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dikerahkan untuk melakukan penarikan arus satu arah (one way) secara parsial. Kasat Lantas Polres Pangandaran, AKP Yudi Risnandar, menjelaskan bahwa skema “sepenggal” ini merupakan respons taktis untuk mencegah penguncian arus di titik-titik penyempitan jalan.
”Kami melakukan percepatan pada ruas-ruas tertentu agar tidak ada simpul kemacetan yang permanen. Fokusnya adalah kelancaran pada titik-titik rawan yang menjadi akses utama masuk ke kawasan wisata,” ujar Yudi saat memantau pelaksanaan rekayasa di lapangan.
Beban Jalan: 25 Ribu Kendaraan Melintas
Berdasarkan pantauan tim Satlantas di lapangan, beban jalan dalam periode rekayasa ini tercatat cukup masif. Dominasi kendaraan masih dipegang oleh roda dua dengan estimasi mencapai 15.145 unit. Sementara itu, kendaraan roda empat atau mobil pribadi tercatat sebanyak 10.015 unit, dan angkutan besar seperti bus mencapai 550 unit.
Total lebih dari 25 ribu unit kendaraan yang melintas dalam satu kurun waktu menunjukkan bahwa Pangandaran tetap menjadi magnet utama, baik bagi pemudik maupun wisatawan lokal pada libur panjang tahun ini.
Pengamanan Berlapis di Jalur Utama
Operasi ini melibatkan jajaran perwira kunci, mulai dari KBO Lantas, Kanit Regident, hingga Kanit Gakkum dan Kamsel. Mereka terjun langsung melakukan kanalisasi dan pengaturan di persimpangan-persimpangan kecil yang kerap menjadi penyebab perlambatan arus.
Polres Pangandaran memprediksi fluktuasi arus masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan seiring mendekatnya puncak arus mudik. Pihak kepolisian mengimbau para pengendara untuk tetap waspada, menjaga jarak aman, dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
Dengan skema CB Percepatan Sepenggal ini, diharapkan situasi lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di wilayah Pangandaran tetap berjalan lancar, aman, dan kondusif bagi seluruh pengguna jalan.




