PANGANDARAN – Sektor pariwisata Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mencatatkan kinerja gemilang sepanjang tahun 2025. Strategi pemerintah daerah dalam membenahi sistem retribusi terbukti ampuh mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), meski jumlah kunjungan wisatawan relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya.

​Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran mencatat, total kunjungan wisatawan dari Januari hingga Desember 2025 menembus angka 2,5 juta orang.

​Kepala Bapenda Kabupaten Pangandaran, Sarlan, mengungkapkan bahwa akumulasi kunjungan tersebut berkorelasi langsung dengan lonjakan pendapatan daerah. Ia menyebut realisasi PAD retribusi wisata tahun 2025 mencapai Rp 47,5 miliar, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 42 miliar.

​”Angka ini berasal dari retribusi di lima destinasi wisata utama. Capaian ini jauh lebih tinggi dibanding tahun 2024 yang hanya menyentuh Rp 34,7 miliar,” ujar Sarlan, Selasa, 6 Januari 2026.

​Pantai Pangandaran Masih Jadi Primadona

​Berdasarkan data sebaran wisatawan, Pantai Pangandaran masih menjadi magnet utama dengan total 1,6 juta pengunjung. Posisi selanjutnya disusul oleh Pantai Batukaras (346 ribu), Pantai Batuhiu (180 ribu), Pantai Karapyak (176 ribu), dan Pantai Madasari (155 ribu). Sementara itu, destinasi alam Green Canyon menerima kunjungan sekitar 77,8 ribu wisatawan.

​Efektivitas Penutupan “Jalur Tikus”

​Menariknya, Sarlan menyoroti fenomena kenaikan pendapatan yang signifikan meski jumlah wisatawan tahun 2024 dan 2025 relatif sama. Kunci keberhasilan ini terletak pada perbaikan tata kelola dan penutupan celah kebocoran anggaran.

​”Tahun kemarin kami sangat konsentrasi memperbaiki sistem yang diduga banyak kebocoran, salah satunya maraknya jalur tikus,” tutur Sarlan. Selain menutup jalur ilegal, pihaknya juga memperketat pengawasan terhadap kasus pemalsuan tiket wisata yang sempat merugikan daerah pada tahun-tahun sebelumnya.

​Tren positif ini diprediksi berlanjut pada 2026. Hingga masa libur sekolah berakhir pada 6 Januari 2026, Pangandaran telah menerima 151.128 wisatawan dengan sumbangan PAD mencapai Rp 2,6 miliar dalam waktu kurang dari sepekan.