Merah Putih. dengan – Pemerintah memprediksi arus balik akan terjadi pada Lebaran 2023 dengan estimasi mobilitas 203.000 kendaraan dari arah timur, Tol Trans Jawa dan arah Bandung melalui Tol Jakarta-Cikampek.
Jumlah lalu lintas kendaraan meningkat drastis dibanding hari biasa, yakni 53 ribu kendaraan.
Baca juga:
Contraflow Tol Dalam Kota Sambut Kembalinya Pemudik Bola Tol Trans Jawa
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi, mengimbau pemudik untuk memutar balik guna memanfaatkan jalur arteri yang kosong pada malam hari.
“Di jalan arteri, terutama pada malam hari, masyarakat setempat sudah beristirahat, sehingga tidak harus lancar di jalan tol,” kata Irjen Pol Firman.
Firman mengatakan Korlantas akan menggunakan jalur arteri untuk mengurangi beban jalan tol jika jalur tersebut memiliki kepadatan yang tinggi.
“Kalau saya bilang begini, kalau beban tol terlalu tinggi, kita pindahkan kendaraan dari tol ke jalan arteri,” katanya.
Dia menjelaskan, pada dasarnya kebijakan menarik kendaraan keluar Tol Trans Jawa jika terjadi kemacetan adalah demi kenyamanan pemudik.
“Ini membantu mencegah orang terjebak di pintu tol, artinya orang yang berada di pintu tol pasti tidak mendapat perawatan maksimal, tidak akan ada kamar mandi, mungkin kekurangan makanan. Jadi, bagi kami karena syaratnya kita harus keluar pintu tol, untuk bisa mengerti”, kata Firman.
Kapolda Jateng Irpol Ahmad Luthfi mengatakan, Polda Jateng telah mengerahkan personelnya ke empat jalur arteri utama menuju milir di wilayah Jateng.
Ada empat jalur mudik-militer melalui jalur arteri di wilayah Jawa Tengah, yaitu Jalur Pantura, Jalur Tengah, Jalur Selatan dan Jalur Selatan-Selatan.
“Di jalan arteri sudah kita siapkan pengarahan dan pengawalan. Oleh karena itu, pemudik kita pasti akan mengalami hal-hal yang tidak sesuai pengarahan. Silakan hubungi petugas kita, nanti akan dipandu,” kata Luthfi.
Personil Polda Jateng yang berjaga sepanjang perjalanan juga siap membantu mereka yang kendaraannya bermasalah di wilayah Jateng.
“Jika ada kendaraan yang bermasalah, kami juga siap melayani masyarakat”, ujarnya. (Knu)
Baca juga:
Pasang surut arus mudik mulai terlihat di Nagreg Bandung
