PANGANDARAN — Sabtu malam, 24 Januari 2026, menjadi momen yang mencekam sekaligus melegakan bagi keluarga Dedek Aziz Dwi Prasetyo dan Caca. Keheningan Markas Polsek Pangandaran seketika pecah oleh isak tangis seorang ibu yang akhirnya mendekap kembali dua buah hatinya yang sempat hilang tanpa jejak.

​Drama pencarian ini bermula dari laporan warga yang melihat dua anak kecil—laki-laki dan perempuan—duduk kebingungan di depan kios fotokopi Terminal Bus Pangandaran sekitar pukul 19.00 WIB. Keduanya tampak lelah dan tanpa pendampingan orang dewasa.

Pamit ke Warung, Berujung Hilang Arah

​Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian, kedua bocah tersebut meninggalkan rumah sejak sore hari. Niat hati ingin pergi ke warung, namun langkah kaki kecil mereka justru membawa mereka terlalu jauh hingga tak tahu jalan pulang.

​Keluarga dan tetangga sempat menyisir lingkungan sekitar rumah hingga petang menjelang, namun upaya itu nihil. Kepanikan mulai melanda orang tua korban seiring gelapnya malam.

​Sementara itu, di Terminal Pangandaran, Anggota Piket Polsek yang menerima laporan warga bergerak cepat. Petugas segera mengamankan kedua anak tersebut ke Mapolsek. Di sana, polisi tidak hanya mendata, tetapi juga mencoba menenangkan anak-anak yang tampak ketakutan sembari berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk melacak keberadaan orang tua mereka.

Peran Balawista dan Reuni yang Emosional

​Titik terang akhirnya muncul melalui jaringan informasi di lapangan. Seorang anggota Balawista (Badan Penyelamat Wisata Tirta) mengenali ciri-ciri anak tersebut dan segera menghubungi pihak keluarga.

​Pertemuan di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) berlangsung haru. Dalam rekaman video dokumentasi Polres Pangandaran, terlihat sang ibu tak kuasa menahan air mata. Ia berulang kali mengucap syukur sembari memeluk erat anaknya di dalam mobil dan di ruang tunggu kantor polisi.

​”Bapak Polisi, terima kasih banyak sudah menemukan anak kami. Alhamdulillah anak kami ketemu,” ujar sang ibu dengan suara bergetar menahan tangis.

​Setelah proses verifikasi identitas rampung, Kapolsek Pangandaran memastikan kedua anak, Dedek Aziz dan Caca, diserahkan kembali ke pelukan orang tua dalam keadaan sehat. Polisi mengimbau agar kejadian ini menjadi pelajaran bagi para orang tua untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak di luar rumah.