Sekretaris Daerah dan Asisten Pemerintahan Kabupaten Pangandaran, menghadiri kegiatan Pertemuan Virtual Wapres RI, Ma’ruf Amin dengan seluruh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Jawa Barat (Provinsi, Kabupaten, dan Kota) dalam rangka penanganan Covid-19, di Command Center Setda Kabupaten Pangandaran, Kamis (22/7/2021).
Wapres RI, Ma’ruf Amin mengatakan, untuk memulai penanganan Covid-19 dengan mengoptimalkan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, pelaksanaan program dan taat terhadap Protokol Kesehatan.
“Protokol Kesehatan dan pelaksanaan program harus terus diperhatikan dan menjadi perhatian serius dan bersinergi antara pemerintah dan seluruh masyarakat sesuai dengan Arahan,” ungkap Ma’ruf Amin.
Menurutnya, berkaitan dengan PPKM Darurat dirinya juga meminta agar seluruh pemangku kepentingan selalu melakukan pengawasan agar masyarakat taat terhadap aturan PPKM Darurat dan Prokesnya.
“Pengawasan sangat perlu dilakukan, tetap semangat untuk optimal dalam penanganan pandemi Covid-19,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjelaskan, upaya yang dilakukan dalam pengendalian Covid-19 di Jawa Barat terkait dengan rumah sakit, berbagai strategi upaya yang dilakukan yaitu, memperbanyak ruang isolasi di desa-desa, ruang isolasi pusat.
Kemudian menaikkan kuota tempat tidur untuk pasien Covid dari 54.000 di Jawa Barat yang mungkin belum ideal, dari 50 juta penduduk rata-rata 20% sekarang 40%, serta memindahkan orang-orang yang menuju sehat ke tempat pemulihan, sehingga beban rumah sakit menurun.
“Alhamdulilah berita baik hari ini BOR kita turun terus, tanggal 4 Juli di awal PPKM Darurat rumah 90,69%, hari ini turun 15% menjadi 75,16% sehingga tenda-tenda darurat akan dibongkar,” jelasnya.
Ridwan Kamil menyatakan, untuk tingkat RT ada 5.000 yang masih zona merah tapi sudah turun 300-an. Kemudian untuk mengevaluasi PPKM Darurat di Jawa Barat, penurunan mobilitas tidak dapat dibandingkan dengan Jakarta karena banyak pegawai pabrik yang shiftnya berbeda-beda, ada yang shift pagi, siang dan malam.
Pabrik-pabrik memiliki izin untuk tetap beroperasi selama PPKM Darurat sehingga dari menteri perindustrian banyak di daerah Pantura, hal inilah yang mempengaruhi kinerja secara umum.
“Untuk mempercepat vaksinasi, konsep vaksinasi sudah dilakukan, vaksinasi sekolah sudah. Mudah-mudahan bulan depan dari Arahan Pak Menkes mendapatkan jumlah yang besar sesuai dengan proporsi penduduk dan target terimunisasi yang kita laksanakan untuk vaksin,” tambahnya.





