BERITA  

Strategi PDI Perjuangan di Pilkada Pangandaran 2020

Ketua DPC PDI Perjuangan Pangandaran, Jeje Wiradinata

SEPUTARPANGANDARAN.COM Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono mengatakan PDI Perjuangan akan berkoalisi dengan partai lainnya dalam mengusung Jeje Wiradinata dan wakilnya dalam Pilkada Pangandaran.

Sehingga jika PDI Perjuangan tidak mengusung Adang Hadari dari Golkar sebagai wakil Jeje Wiradinata, Ono memastikan akan mengusung figur yang bisa diterima oleh partai lainnya.

“Selama ini, di Pangandaran telah terjadi hubungan yang sangat baik antara PDI Perjuangan dengan partai lainnya. Walaupun PDI Perjuangan mendominasi di DPRD, tetapi dalam penyusunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dilakukan dengan musyawarah mufakat dengan partai lainnya,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono.

Sedangkan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Barat I Ketut Sustiawan mengatakan, opsi paket murni atau paket koalisi di Pemilukada Pangandaran 2020 masih belum final.

“Alternatif dan pilihan untuk pasangan Calon Bupati dan Wakil ada dua kemungkinan, ke satu tetap dengan paket yang sekarang Jeje Wiradinata dengan Adang Hadari atau alternatif Kedua paket sendiri tanpa koalisi,” kata Ketut.

Baca juga:  Komplotan Maling, Gondol Puluhan Komputer Sekolah di Langkaplancar, Pangandaran¬†

Modal 15 kursi di DPRD Pangandaran sudah lebih dari cukup untuk memenuhi persyaratan 8 kursi yang digariskan KPU. Kondisi ini memunculkan wacana pemaketan Jeje Wiradinata dan Adang Hadari atau JIHAD Jilid 2.

Alternatif yang sudah disiapkan menurut Ketut masih akan didalami pihak DPD PDI Perjuangan Jawa Barat dan DPC PDI Perjuangan Pangandaran, yang akan menggelar rapat untuk memutuskan hal itu.

Kondisi di lapangan, sejumlah nama sudah mulai mencuat diperbincangkan sebagai Calon Wakil Bupati pendamping Jeje Wiradinata dengan latarbelakang profesi yang berbeda. (*)