TIDAK Tak terasa sebentar lagi kita akan memasuki pertengahan tahun 2023. Ini pertanda kompetisi kopi terbesar di Indonesia akan kembali digelar. Indonesian Coffee Competition (ICC) yang sebelumnya bernama Indonesian Coffee Events (ICE) diadakan sebelum jadwal World Coffee Event (WCE).
WCE adalah penyelenggara utama kompetisi kopi dunia. Kini, mereka juga berganti nama menjadi World Coffee Competition (WCC). Hal inilah yang mengubah nama ICE menjadi ICC mulai tahun 2023. Meski dengan perubahan tersebut, emosi dan kegarangan yang akan dihadirkan tetap sama, bahkan lebih lantang.
“Khusus di Indonesia, ICC adalah nama liga (ICC League) dan wilayah barat/timur (ICC Regional), sedangkan partai utama dari semua kompetisi adalah ICF (Indonesia Coffee Festival) yang berlangsung setahun sekali, kata Gusti, Sekjen SCAI.
Baca juga:
Live streaming BRI ICE 2022 bisa disaksikan di kanal YouTube Merahputih.com
ICC sebagai kompetisi kopi paling bergengsi di Indonesia tentunya akan membutuhkan banyak juri atau juri dengan kualifikasi khusus untuk setiap kompetisinya. Kini, Indonesia Specialty Coffee Association (SCAI) membuka pendaftaran bagi mereka yang berminat menjadi juri ICC.
“Di ICF akan ada Indonesian Barista Championship (IBC), Indonesian Brewers Cup (IBrC), Indonesian Tasters Cup (ICTC). Ekosistem kopi Indonesia dari hulu ke hilir,” jelasnya.
Selain itu, di ICF juga akan ada hal-hal baru yang dilakukan oleh SCAI, seperti ‘Best Packaging Award’, ‘Best Booth Award’ dan ‘Public Choice Award’. Artinya, akan ada lebih banyak kegiatan menarik menunggu festival kopi terbesar di Indonesia untuk disaksikan oleh penggemar dan penikmat kopi.
Baca juga:
18 peserta akan berlaga di IBC-ICE West Regional
Gusti melanjutkan, kriteria hakim untuk ICC nanti akan cukup tinggi. Pasalnya, sebagai kompetisi terbaik di Tanah Air, SCAI ingin menyeleksi para pemenang terbaik untuk dikirim ke WCC agar bisa bersaing dengan para juara terbaik dari negara lain.
“Kriteria hakim harus lulus sertifikasi ICC Judge, memiliki pengalaman ICC League/Regional, hakim yang tahun lalu dan disertakan hakim dari tahun-tahun sebelumnya juga akan diperhitungkan. Dibutuhkan setidaknya 50-60 hakim Bagus indrawi atau teknisi”, tambah Tuhan.
Bagi yang merasa memenuhi persyaratan, dapat mengunjungi www.scai.or.id untuk mendaftar atau mengunjungi akun Instagram @aksi_scai untuk informasi lebih lanjut. (waf)
Baca juga:
JIExpo memanas menunggu pemenang final BRI ICE 2022





