Satlantas Polresta Surakarta Mulai Hapus Lintasan Zig-Zag dan Angka 8 Ujian SIM

MerahPutih.com – Satlantas Polresta Surakarta, Jawa Tengah menerapkan uji praktik surat izin mengemudi (SIM) C model terbaru tanpa menggunakan lintasan zig-zag dan angka 8.

Hal itu menyusul adanya aturan dari Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah (Jateng) yang menindaklanjuti arahan Kapolri bagi masyarakat pemohon SIM C.

Kasatlantas Polresta Surakarta Kompol Agung Yudiawan mengatakan, perubahan uji praktik SIM C di Polresta Surakarta sudah diberlakukan mulai Senin depan. Lintasan semula itu ada lima item, sekarang diubah menjadi empat item.

Baca Juga:

Polda Metro Sosialisasi Penghapusan Ujian Praktik SIM Sepeda Motor Lintasan Zig-zag

“Lintasan angka 8 dan zig-zag, sudah dihapus diganti dengan huruf S. Ujian ini juga tanpa mengurangi atau menghilangkan kemampuan dari pemohon untuk mendapatkan SIM,” kata Agung, Sabtu (5/8).

Dia mengatakan, sejumlah perubahan juga diberlakukan untuk mengakomodir ukuran lintasan yang lebih lebar.

Kemudian menambahkan materi ujian berkendara. Empat item lintasan itu di antaranya, jalan lurus, kemudian berbelok atau berbalik arah, kemudian huruf S dan terakhir huruf Y.

“Kami mulai berlakukan aturan baru itu pada Senin pekan depan,” kata dia

Dengan sistem ujian praktik SIM C baru ini, kata dia, diharapkan masyarakat dapat mendapatkan kemudahan dalam melakukan permohonan SIM.

“Kami berharap, tidak mengurangi keahlian keterampilan pengendara dalam mengendarai kendaraan nantinya,” kata dia.

Baca Juga:

Korlantas Polri Terapkan Lintasan Huruf S untuk Uji Praktik SIM

Disinggung mengenai dihilangkannya lintasan angka 8 dan zig-zag, Agung mengaku, perubahan jalur ujian praktik SIM C ini lantaran banyak masyarakat yang merasa ujian praktik terlalu sulit.

“Setiap Minggu kami bisa menerima sekitar 400 pemohon. Nanti dilihat, setelah ujian praktik SIM C model baru ini apakah akan naik permintaan bikin SIM,” katanya.

Salah seorang pemohon SIM C, Arif (34) mengaku senang dengan dihilangkannya lintasan zig-zag dan angka 8. Menurutnya, banyak pemohon SIM C yang tidak lulus saat melintasi lintasan tersebut.

“Saya mengapresiasi langkah dari Satlantas Polresta Surakarta ini yang tanggap akan keluhan masyarakat soal ujian SIM,” kata Arif.

Diberitakan sebelumnya, Dirlantas Polda Jawa Tengah Kombes Agus Suryonugroho mengatakan, seluruh jajaran mengubah sistem pengujian praktik SIM secara serentak.

“Seluruh jajaran polresta dan polres mengubah sistem pengujian praktik SIM secara serentak. Semoga masyarakat akan lebih mudah mengikuti ujian,” kata Agus Suryonugroho, Jumat (4/8). (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Biaya Pembuatan SIM C tidak Berubah Meski Dibagi jadi 3 Golongan



Source link