Rumah Dinas Wali Kota Bandung Tertutup Rapat Usai OTT KPK

MerahPutih.com – Wali Kota Bandung Yana Mulyana ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh tim penyidik ​​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (14/4).

Rumah dinas Wali Kota Bandung, Sabtu (15/4), terpantau sepi dan ditutup total usai OTT Yana Mulyana.

seperti dikutip Diantara, Sabtu pagi itu, selain sepi, gapura kayu tebal di taman rumah dinas Wali Kota Bandung yang terletak di Jalan Dalem Kaum itu juga ditutup rapat. Bahkan, pintu belakang salah satu bangunan bersejarah Kota Bandung itu ditutup rapat.

Baca juga:

Wali Kota Bandung Yana Mulyana menjadwalkan pemulangan gratis jelang OTT KPK

Sementara itu, rumah dinas Wakil Wali Kota Bandung yang terletak di Jalan Nyland, Cipaganti, juga tampak sepi. Di depan rumah nomor 11A, sebuah mobil patroli dan patroli polisi terparkir. Suasananya damai dan gerbang kayu rumahnya juga ditutup.

Di dua rumah dinas kepala daerah Kota Bandung itu, hanya terlihat beberapa petugas keamanan yang berjaga.

Selama menjabat sebagai kepala daerah, Yana Mulyana diketahui lebih sering menginap di rumah dinas.

Baca juga:  Persib Bandung Sambut Positif PT LIB Fasilitasi Billboard LED untuk Klub Liga 1

Sekitar pukul 06.30 WIB ada mobil Toyota Voxy warna hitam bernomor polisi D 1198 C keluar dari rumah dinas di Jalan Nyland. Hanya ada satu pengemudi di dalam mobil.

Baca juga:

KPK mendorong penguatan APIP yang lebih independen dan obyektif

Yana Mulyana ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan (KPK) pada Jumat (14/4) malam. Komisi Pemberantasan Korupsi mengatakan OTT dilakukan sebagai bagian dari penindakan terhadap kasus dugaan korupsi suap pengadaan kamera pengintai (CCTV) dan penyedia layanan jaringan internet.

Dalam operasi ini, KPK juga menangkap beberapa orang lainnya secara terpisah dan dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga:

KPK menyita hotel Lukas Enembe di Jayapura



Source link