Ridwan Kamil Melepas Jamaah Haji Kloter 34 JKS Termasuk Asal Pangandaran

Ridwan Kamil Melepas Jamaah Haji Kloter 34 JKS Termasuk Asal Pangandaran

Gubernur Jawa Barat H. Ridwan Kamil melepas jamaah haji kelompok terbang (kloter) 34 JKS, termasuk di dalamnya jamaah haji asal Kabupaten Pangandaran.

“Di pagi hari ini sengaja saya hadir, membersamai. Kehadiran saya supaya bapak ibu tenang, bahwa negara hadir dalam ibadah bapak ibu yang sangat istimewa ini,” ujar Gubernur di Embarkasi Jakarta Bekasi, Senin (27/06).

Gubernur menegaskan bahwa jamaah Jawa Barat harus dilayani dengan baik, dicarikan lokasi yang terbaik agar tidak jauh dari Masjidil Haram.

Pria yang kerap disapa Kang Emil ini juga berpesan agar jamaah haji senantiasa menjaga kondisi fisik.

“Ibadah yang ujian fisiknya cukup berat adalah ibadah haji, sehingga betul-betul semangatnya harus prima,” ujarnya.

“Badan ini bagaimana pikiran,” imbuhnya.

Gubernur menuturkan bahwa ketika badan dalam kondisi kuat sehat, maka pikiran akan terbawa sehat, tapi jika pikiran sudah pesimis maka badan yang sehat pun akan terasa lemah.

“Maka bersihkan pikiran, niatkan ke sana untuk mencari ridha Allah, untuk menyempurnakan rukun Islam kita,” tuturnya.

Baca juga:  bank bjb Raih Penghargaan Sebagai Bank Peduli Perekonomian Masyarakat Desa di Indonesia

Ia juga mengajak jamaah haji agar senantiasa mensyukuri kesempatan berhaji, di mana banyak orang yang ingin berangkat haji namun terkendala masa tunggu yang cukup lama. Terlebih tahun ini adalah haji akbar.

“Kalau ada apa-apa jangan khawatir, ada petugas-petugas yang sudah terlatih yang akan membantu,” ujarnya.

“Jangan khawatir selama di sana, saya akan hadir sebagai Amirul Hajj Jawa Barat, untuk memastikan semua layanan terlaksana dengan baik,” pungkasnya.

Senada dengan Gubernur, Kakanwil H. Ajam Mustajam yang juga sebagai Ketua PPIH Embarkasi Jawa Barat melaporkan bahwa para jamaah haji asal Jawa Barat selama di Makkah, akan ditempatkan di kawasan Misfalah dengan jarak terjauh dari Masjidil Haram 1500m dan jarak terdekat 500m dan dapat ditempuh dengan menggunakan bus Salawat. Dan selama wukuf di arafah akan ditempatkan di tenda ber AC.

“Sehingga tidak perlu khawatir akan kepanasan,” ujar Kakanwil.

Sementara itu, Kakankemenag Kabupaten Pangandaran H. Supriana mengucapkan terimakasih atas kesediaan Gubernur melepas kloter 34 yang sebagian besar merupakan jamaah haji asal Kabupaten Pangandaran, selebihnya berasal dari Kabupaten Bogor dan Ciamis.