KabarOto.com – Honda Jazz generasi pertama di Indonesia dengan codename GD3 menjadi salah satu pionir city car bertransmisi CVT seperti saat ini. Lantas seperti apa spesifikasi mobil ini? Mari berkenalan singkat.
Selama penjualan dari tahun 2004 hingga 2007, terdapat dua pilihan mesin, i-DSI dan VTEC. Namun unit yang kita bahas kali ini adalah lansiran VTEC 2008 atau edisi terakhir sebelum beralih ke generasi kedua (GE8).
Dimensi mobil ini adalah panjang 3830 mm, lebar 1693 mm dan tinggi 1525 mm. Bodinya yang kompak dengan desain yang sporty membuatnya tetap tidak menarik dan tidak ketinggalan zaman. Apalagi jika tipe VTEC memiliki body kit seperti side skirt dan spoiler.
Baca Juga: Modifikasi Honda Civic VTi-S Limited R Diisi Turbo
Lampunya masih menggunakan teknologi halogen di bagian depan, sedangkan untuk versi terbaru lampu remnya menggunakan model LED. Jadi mobil ini menggunakan model multi spoke ukuran velg 15 inci yang dibalut ban ukuran 185/55 R15.
Sedangkan rem depan sudah cakram, sedangkan yang belakang masih tromol. Kemudian suspensi depan menggunakan model MacPherson dan torsion bar belakang.
Untuk mesin dengan teknologi VTEC (Variable Valve Timing & Lift Electronic Control), jelasnya, adalah 4 silinder, SOHC, berkapasitas 1.500 cc. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 110 hp pada 5.800 rpm dan torsi maksimal 143 Nm pada 4.800 rpm. Tenaga disalurkan melalui dua pilihan transmisi, yaitu manual 5 percepatan atau CVT 7 percepatan simulasi.
Melihat ke dalam, Jazz GD3 memang kompak, namun cukup lapang sebagai sebuah MPV. Banyak ruang penyimpanan di depan penumpang yang memiliki pemisah. Kemudian ruang penyimpanan terbuka di bagian bawah di sisi pengemudi.
Setelah itu jok masih menggunakan model kain yang motifnya cukup orisinal karena berlubang dan sudah ada pengaturan ketinggian putar. Begitu juga dengan setirnya yang menggunakan model bolong, beserta pengaturan simulasi 7 percepatan untuk transmisi CVT, dan setirnya hanya bisa disetel naik turun.
Baca Juga: Modifikasi Honda City Hatchback Terapkan Gaya JDM
Mengenai sistem hiburan, kemungkinan pemilik hanya perlu meng-upgrade ke model modern dengan layar monitor, karena ukuran double din kini tersedia. Sedangkan konfigurasi AC masih model rotary, dengan arah semburan penuh dan fungsi pemanas. Selain itu, stopkontak 12V telah disediakan untuk charger smartphone Anda.
Keunggulan lain dari Jazz adalah ultra-seat, tidak hanya luas bagasi, jika kurang cukup lipat saja jok belakang yang memiliki mekanisme 60:40, sehingga Anda memiliki bagasi dengan lantai yang rata.
Selain itu, kursi baris kedua dapat dikonfigurasi jika Anda perlu membawa barang yang tinggi. Dan jika ingin bersantai, cukup sandarkan jok depan sepenuhnya agar sandaran menyatu dengan jok belakang.
Mengenai harga, harga Jazz GD3 VTEC bervariasi tergantung kondisi, tahun dan tipenya. KabarOto, cek di media sosial atau market harga Jazz GD3 VTEC bekas mulai dari Rp. 70 juta menjadi Rp. 100 juta. Mengenai pajak, untuk tahun 2008 sekitar Rp. 2,2 juta.
