Rekapitulasi Suara Jawa Barat : Jokowi Menang di Pangandaran

0
Shares

BANDUNG, (SP)  – Di Kabupaten Pangandaran, pasangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf) menang banyak dengan perolehan suara 164.073. Sedangkan pasangan Prabowo Subianto- Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi) hanya memperoleh suara 96.943

Data tersebut berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara yang dilakukan KPU Jawa Barat di Aula Setia Permana, Kantor KPU Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat 10 Mei 2019.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana diketahui, pada Pemilu 2019 di kabupaten Pangandaran, daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 320.118 dengan rincian, laki-laki 158.563 dan perempuan 161.555.

Untuk DPTb atau Daftar Pemilih Tambahan total 1.459. Rinciannya, laki-laki 767 dan perempuan 692.

Daftar Pemilih Khusus (DPK) yaitu, 2.836 terdiri dari laki-laki 1.285 dan perempuan 1.551. Jadi, jumlah seluruh pemilih yaitu, 324 413 yang terdiri dari laki-laki 160.615 dan perempuan 163.798.

Sementara itu, untuk data pemilih pengguna hak pilih atau yang menggunakan hak pilihnya di antaranya, untuk DPT-nya yaitu, 262.861 dengan rincian laki-laki 127.647 dan perempuan 135.214.

Untuk DPTb-nya total, 1.059. Rinciannya, laki-laki 700 dan perempuan 359. DPK yang menggunakan hak pilih 2711 dengan rincian, laki-laki 1.262 dan perempuan 1.538. Untuk pemilih disabilitasnya 757, laki-laki 388 dan perempuan 369.

“Dari hasil pilpres disampaikan tidak ada kejadian khusus atau keberatan pada saat rekapitulasi di tingkat Kabupaten Pangandaran, yang ada hanya keberatan saksi dari partai politik untuk jenis pemilihan legislatif,” tutur Ketua KPU Kabupaten Pangandaran, Muhtadin, Jumat 10 Mei 2019.

Muhtadin menambahkan, memang ada beberapa ketidaksesuaian data pemilih karena salah input dan tidak cepat diubah sebelum masuk rekapitulasi di KPU Jawa Barat .

Begitupun dengan para saksi dari kubu Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi yang ada dalam ruangan rekapitulasi surat suara di KPU Jawa Barat, keduanya tidak ada penolakan atau keberatan atas hasil tersebut.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Jawa Barat Abdullah Dahlan mengatakan, untuk hasil pilpres di Kabupaten Pangandaran, Bawaslu tidak menemukan kejanggalan atau permasalahan krusial lainnya.

“Hanya saja ada catatan kesalahan data pemilih yang tidak sama antara data yang dimiliki BawasluJabar dan yang tadi disampaikan oleh Ketua KPU Kabupaten Pangandaran,” ujarnya.

Ketua KPU Jawa Barat Rifqi Ali Mubaroq meminta KPU Kabupaten Pangandaran segera memperbaiki ketidaksesuaian data pemilih tersebut.

Namun demikian, karena tidak ada keberatan dari para saksi dan Bawaslu Jawa Barat terkait hasil pilpres di Kabupaten Pangandaran atau dengan kata lain jumlah hasil pilpres dipastikan semuanya sama antara yang dimiliki Bawaslu Jawa Barat, Bawaslu Kabupaten Pangandaran dan KPU Kabupaten Pangandaran serta para saksi masing-masing kubu.

“Maka untuk hasil rekapitulasi suara pemilihan presiden untuk Kabupaten Pangandaran disahkan dan ditetapkan,” tutup dia. (*)

0
Shares

Pos terkait