Refleksi dari RSUD Pandega Pangandaran: Citra Pitriyami dan ‘Hikmah’ di Balik Pemulihan
PANGANDARAN – Di sela masa pemulihan di RSUD Pandega Pangandaran, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami tampak memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan kontemplasi mendalam. Terlepas dari kondisi kesehatannya yang sedang teruji, Citra mengaku menemukan banyak hikmah, terutama terkait relasinya dengan keluarga yang selama ini tersita oleh padatnya agenda pemerintahan.
Momen rawat inap ini seolah menjadi jeda bagi sang bupati setelah hampir satu tahun memimpin daerah pesisir tersebut dengan ritme kerja yang sangat tinggi.
Kerinduan yang Terbayar dalam Jeda Sakit
Citra mengungkapkan bahwa kesibukannya sebagai kepala daerah selama 10 hingga 11 bulan terakhir telah membuatnya sangat jarang memiliki waktu berkualitas bersama anak-anak. Pola kerja “berangkat pagi dan pulang larut malam” seringkali membuatnya kehilangan momen bercengkerama dengan keluarga.
“Saya berangkat pagi, anak-anak sekolah. Saya pulang kadang jam 10 malam, anak-anak sudah tidur. Jadi jarang banget (bertemu),” tuturnya dalam sebuah pernyataan dari tempat tidur perawatan.
Kini, di tengah perawatan medis, Citra mengaku senang bisa melihat langsung perhatian anak-anaknya yang turut membantu mengurusi kebutuhannya saat sakit. Momen seperti bercanda, harereuy, hingga bermain tata rucingan (tebak-tebakan) menjadi obat penawar lelah yang selama ini ia rindukan.
Musabahah Diri dan Komitmen Pembangunan
Bagi Citra, sakit bukan sekadar hambatan fisik, melainkan ruang untuk muhasabah atau evaluasi diri. Ia mengaku sedang merefleksikan apa yang masih kurang dan apa yang harus dievaluasi selama masa kepemimpinannya.
“Ketika saya sakit, saya bermusabahah diri apa yang kurang dan harus dievaluasi,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Citra juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah menjenguk dan mendoakan kesembuhannya. Ia berharap segala kebaikan masyarakat Pangandaran dapat terbalaskan setimpal.
“Doakan semuanya semoga sakit ini cepat pulih dan kembali beraktivitas untuk terus membangun Kabupaten Pangandaran,” pungkasnya penuh harap.


