Indeks
Gadget  

Rayakan 20 Tahun Forerunner, Garmin Siap Hadirkan Dua Smartwatch Baru Khusus Pelari

Jakarta, Gizmologi – Jam tangan pintar yang banyak beredar saat ini dilengkapi dengan banyak fitur pemantau kesehatan. Bahkan dengan harga ratusan ribu pun, Anda sudah bisa melacak saturasi oksigen darah Anda. Namun tahukah sobat Gizmo bahwa jam tangan untuk informasi tracking lari sudah dirilis oleh Garmin sejak lama?

Meski begitu, Garmin kini telah merayakan 20 tahun Forerunner, yakni seri jam tangan pintar pertama di dunia dengan GPS yang didesain khusus untuk para pelari, sehingga bisa mendapatkan data yang akurat. Tidak hanya jarak, tentunya agar Anda bisa lebih aman dalam melakukan proses latihan atau menaikkan level lari Anda ke level yang baru.

20 tahun Forerunner, smartwatch lari pertama di dunia yang dirilis oleh Garmin sejak tahun 2003 melalui seri Forerunner 201. Namun tidak hanya itu, Garmin sendiri telah merilis produk navigasi GPS untuk pertama kalinya sejak tahun 1989, terutama untuk industri penerbangan. Kemudian berekspansi ke produk otomotif, kelautan dan eksterior.

Baca Juga: Ini Kisaran Garmin MARQ Gen 2 5 Jam, Harga Mulai Rp 32 Jutaan

Scoppen Lin, asisten manajer umum Garmin Asia, mengatakan semuanya dimulai dengan seorang insinyur Garmin memasang perangkat GPS di pergelangan tangannya. “Sejak saat itu, seri Forerunner menjadi pendamping terpercaya bagi seluruh pelari di seluruh dunia,” jelasnya dalam keterangan yang diterima Gizmologi (24/3).

Lebih dari 320.000 pengguna baru Garmin Forerunner pada tahun 2022

Pihak resmi Garmin pun menyebut sejumlah fakta yang didapat, selain untuk merayakan ulang tahun ke-20 Forerunner. Seri ini memberikan analisis data yang akurat dan lengkap terutama untuk pelari. Selain melacak posisi, ini juga menganalisis data seperti jarak, kecepatan, peningkatan ketinggian, detak jantung, oksigen darah, dan banyak lagi. Sepanjang tahun 2022, akan ada lebih dari 320.000 pengguna jam tangan Garmin Forerunner baru di seluruh Asia.

Tentu saja, angka ini akan lebih tinggi untuk pengguna global. Sementara itu, aktivitas lari tercatat pengguna Garmin di Asia tumbuh sebesar 24% dari tahun 2020 hingga 2022. Vietnam, india, dan India menjadi tiga negara dengan pertumbuhan pengguna lari tertinggi. Di Indonesia sendiri, terjadi peningkatan aktivitas lari sebesar 51% dari tahun 2020 hingga 2022 yang dicatat oleh Garmin.

Selain merilis smartwatch khusus lari terbaik, Garmin juga ingin memberdayakan para pelari dengan ilmu lari. Salah satunya adalah kolaborasi dengan Firstbeat Analytics selama lebih dari satu dekade sebelum akhirnya menjadi pemimpin global dalam analisis fisiologis. Memungkinkan jam tangan pintar Garmin untuk merekam dan memproses lebih banyak data.

Seperti data variabilitas detak jantung (HRV) untuk memberikan analisis terbaik di bidang stres, tidur, konsumsi oksigen maksimum (VO2 Max), status efektivitas olahraga, dan laju pernapasan. Bertepatan dengan ulang tahun ke-20 Forerunner, dua seri baru akan segera dirilis yaitu Forerunner 265 dan 965.

Siap Rilis Varian Baru Merayakan 20 Tahun Sang Pendahulu

Dua jam tangan pintar kelas atas akan hadir dengan teknologi tercanggih untuk pelari menengah dan lanjutan serta atlet triatlon. Muncul dengan layar sentuh AMOLED 1,4 inci, masa pakai baterai yang lama, dalam paket yang ringan.

Jam tangan pintar Garmin Forerunner 965 dan 265 telah berhasil melewati proses pengujian sembilan langkah Garmin yang komprehensif untuk memastikan jam tangan tersebut berhasil menahan latihan intensitas tinggi pengguna. Dari uji suhu, tekanan tinggi hidraulik 10 bar, deteksi akselerasi, altimeter, siklus keausan pita, hingga tombol fisik.

Garmin juga peduli dengan komunitas, termasuk komunitas lari, di Indonesia ada Garmin Run Club Indonesia (GRC ID) yang dibentuk tahun lalu. Dalam setiap rencana latihan diterapkan metode ilmiah latihan lari, dengan rencana latihan yang disusun oleh beberapa pelatih.

GRC ID memiliki kegiatan rutin setiap hari Rabu, mengajak setiap orang yang ingin mulai berlari untuk mengikuti program “Run With Us” di Gelora Bung Karno. Selain itu, ada pula Garmin Course Run bulanan yang mempertemukan berbagai komunitas lari di seluruh Jakarta untuk mengikuti rencana pelatihan, bertemu dengan pelatih GRC, dan belajar ilmu lari dari perwakilan Garmin.

Exit mobile version