Ramai Kabar Bertemu SYL, Firli Bahuri Dilaporkan ke Dewas KPK
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dilaporkan ke Dewan Pengawas (Dewas) atas pelanggaran kode etik serta pedoman perilaku terkait dugaan pertemuan dengan eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), Jumat (6/10).
Pihak pelapor mengatasnamakan diri sebagai Komite Mahasiswa Peduli Hukum.
“Kami dari Komite Mahasiswa Peduli Hukum hadir dalam Gedung KPK menghasilkan laporan pengaduan penduduk yang digunakan digunakan kami tunjukkan kepada Dewan Pengawas KPK. Kami ingin melaporkan Bapak Firli Bahuri atas dugaan pelanggaran etik,” kata Koordinator Komite Mahasiswa Peduli Hukum Febrianes saat dikonfirmasi, Jumat (6/10).
Febrianes menyoroti kabar pertemuan Firli dengan Syahrul pada area sebuah lapangan badminton, pada area tengah isu pemerasan oleh pimpinan KPK terkait kasus dugaan korupsi di tempat area Kementerian Pertanian.
Dia menekankan aturan internal KPK yang tersebut dimaksud melarang insan komisi bertemu dengan pihak berperkara, baik secara langsung maupun tidaklah langsung.
“Setiap insan komisi KPK dilarang mengadakan pertemuan langsung atau tak langsung dengan tersangka, terdakwa, terpidana atau pihak lain yang dimaksud digunakan ada hubungan dengan perkara langkah pidana korupsi yang digunakan dimaksud sedang ditangani KPK,” ucap Fabrianes.
“Saat ini kan muncul informasi foto pertemuan pimpinan KPK dengan SYL pada tempat lapangan badminton. Dari informasi media online yang digunakan digunakan dapat diakses, pertemuan itu terjadi Desember 2022,” lanjutnya.
Febrianes melampirkan bukti merupakan tautan pemberitaan media dalam laporannya. Ia turut memperlihatkan selembar kertas tanda terima surat/dokumen pengaduan dari KPK.
Belum ada tanggapan dari Dewas KPK terkait laporan hal itu hingga berita ini ditulis.
Sementara itu, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan lembaga antirasuah menyerahkan kesulitan dugaan pertemuan yang digunakan kepada Dewas KPK.
“Terkait pelaporan dugaan pelanggaran etik pimpinan yang digunakan dimaksud disampaikan para pihak kepada Dewas KPK, kami tentunya menghormati hak setiap penduduk untuk menyampaikan aduan hal itu sebagai bagian dari kontrol sosial terhadap upaya-upaya pemberantasan korupsi yang dikerjakan KPK,” ujar Ali dalam keterangan tertulis, Jumat (6/10).
“Sekaligus kami juga menghormati proses pemeriksaan nantinya oleh Dewas yang digunakan tentunya dikerjakan secara profesional kemudian independen,” sambungnya.
Ali pun memohon umum menunggu hasil pemeriksaan pada area Dewas KPK dengan tak memberikan opini yang digunakan mana akan menciptakan operasi pemberantasan korupsi menjadi tak efisien kemudian efektif.
Sebelumnya, foto pertemuan antara Firli dengan SYL beredar luas pada tengah penyidikan KPK terhadap kasus dugaan korupsi dalam lingkungan Kementerian Pertanian. CNNIndonesia.com memperoleh foto yang mana dari sumber yang tersebut bukan ingin identitasnya diungkap.
Pertemuan Firli Bahuri dengan SYL Terjadi pada area Lapangan Badminton
Sumber: CNN Indonesia
