BERITA  

Rajia Masker di Pantai Pangandaran, Puluhan Warga Kena Sanksi

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Puluhan personel gabungan TNI-Polri dan Pemerintah serta Relawan melaksanakan kegiatan sosialisasi edukasi dan operasi masker di wilayah objek wisata Pangandaran Jawa Barat.

Kegiatan ini dalam rangka pengawasan pendisiplinan adaptasi kebiasaan baru (AKB) mencegah penyebaran Covid-19.

“Hari ini sebanyak 82 personel gabungan terdiri dari Anggota Koramil 1320/Pangandaran, BKO Polres Ciamis, Anggota Polsek Pangandaran, Anggota Satpol PP Pangandaran, dan Dishub Pangandaran melakukan sosialisasi edukasi penerapan protokol kesehatan di objek wisata Pantai Pangandaran guna mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Kapolsek Pangandaran Komisaris Polisi Suyadi, SH., M.M., disela-sela kegiatan, Minggu (30/08/2020).

Adapun sasaran kegiatan, kata Kapolsek, para pengguna jalan atau pengendara sepeda motor maupun mobil. Tentunya wisatawan dan warga yang memasuki objek wisata Pantai Pangandaran.

“Mereka semua kami periksa terkait penggunaan masker. Sebab Pantai Pangandaran merupakan wilayah wajib masker. Itu semua bagian upaya Pemerintah mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19,” katanya.

Pada pelaksanaan kegiatan, Kapolsek mengungkapkan, petugas masih menemukan mereka yang tidak mengunakan masker saat hendak ataupun sudah berada didalam area Pantai Pangandaran. Mereka yang melanggar kami berikan teguran hingga sanksi kecil lainnya sebagai efek jera bagi yang lain.

Baca juga:  Wisatawan Mulai Berdatangan ke Pantai Pangandaran

“Masih adanya warga, wisatawan ataupun pengendara sepeda motor serta mobil yang tidak menggunakan masker, sehingga kami berikan sanksi berupa teguran, push up. Bahkan ada yang harus kami minta memutar kendaraanya untuk kembali (tidak memasuki objek wisata Pangandaran),” tandasnya.

Kapolsek berharap, dengan kegiatan yang rutin dilakukan oleh petugas gabungan ini dapat membuat warga masyarakat patuh dan disiplin terhadap aturan pemerintah guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Kami tidak akan henti-hentinya melakukan sosialisasi edukasi seperti ini, guna memutus rantai penyebaran Covid-19,” imbuhnya.***