Pure Saturday Lepas Single ‘Fleeting Away’ di 2023

SELAIN romansa banyak hal yang bisa menginspirasi dalam menulis sebuah lagu, salah satunya kisah persahabatan dan relasi-relasi yang murni terjalin sebagai ikatan hasrat. Band Pure Saturday akhirnya kembali dengan single terbaru berjudul Fleeting Away setelah terakhir merilis album Grey yang rilis pada 2012.

“Namun uniknya, di sisi lain seiring waktu, juga memahami bahwa semua pasti terjadi dan tak ada pilihan selain berserah. Inilah sepertinya rasa rawan menjadi dewasa dan menyikapi kehilangan,” tulis Pure Saturday dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Minggu (6/8).

Baca juga:

Maira Muthma Perkenalkan Diri Lewat ‘Tak Semanis Dulu’


Lagu Fleeting Away ditulis kali pertama oleh Ade Purnama sejak 2017 silam. Secara berkala lagu ini digarap sepanjang 2021 hingga usai di 2023 dengan tatanan musik yang digarap oleh Ezza Rush. Setali tiga uang dengan proses penciptaannya, perekaman lagu ini dilakukan secara gerilya.

Lebih lanjut, Pure Saturday pertama kali merekam drum Fleeting Away di Studio Escape pada 2021 oleh Ade Saepudin, dilanjut merekam gitar di Studio Neverlabs di tahun yang sama oleh Sofyan Effendi sampai akhirnya dimixing dan mastering oleh Indra Adhikusuma di Binarual Studio.

Baca juga:

Summer Lime Fest 2023 Berikan Konsep Festival Musik Pantai Berbeda




Pure Saturday terbentuk di Bandung, Jawa Barat pada 1994 oleh Muhammad Suar Nasution (vokal, gitar), Aditya Ardinugraha (gitar), Yudistira Ardinugraha (drum), Ade Purnama (bass), Arief Hamdani (gitar).

Baca juga:  PSSI Minta Klub Segera Lepas Pemain ke Timnas Indonesia

Grup musik ini merupakan pelopor lahirnya banyak grup musik indie pop di Indonesia. Debut album Pure Saturday yang pertama yaitu Pure Saturday dirilis pada 1996 dan sukses terjual sebanyak 5.000 kopi melalui majalah remaja Hai. Singel Kosong membuat Pure Saturday semakin dikenal oleh kalangan anak muda di Indonesia.

Album kedua Pure Saturday, Utopia (1999), dirilis di bawah bendera Aquarius Musikindo. Karena kesibukan dengan keluarga dan bisnis, Pure Saturday sempat menghilang dari dunia musik Indonesia. Sang vokalis, Suar, meninggalkan Pure Saturday pada 2004.

Setelah pencarian panjang, akhirnya Satria “iyo”, sang manajer band, mengisi posisi vokalis. Dengan vokalis baru, Pure Saturday akhirnya merilis album ke-3 mereka yang berjudul ‘Elora’ pada Maret 2005 di bawah naungan FastForward Records. (far)

Baca juga:

Kebucinan Seorang Nadin Amizah Tertuang Dalam ‘Semua Aku Dirayakan’



Source link