Puan Minta Aparat Antisipasi Arus Balik yang Diperkirakan Terjadi Minggu 16 Mei

  • Bagikan

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Minta Aparat Mengantisipasi Arus Balik yang Diperkirakan Terjadi Minggu 16 Mei 2021.

Hal itu disampaikan oleh Puan saat meninjau pos penyekatan mudik di Gerbang Tol Cikarang Barat 3 atau KM 31 Jalan Raya Tol Jakarta-Cikampek, Rabu (12/5).

Menurut Puan, arus mudik diperkirakan akan mulai terjadi pada H+2 Idul Fitri atau.

“Artinya akan dimulai tanggal 16 sampai 20 (Mei),” kata Puan dalam konferensi pers di pos penyekatan KM 31 Tol Jakarta-Cikampek.

Puan memprediksi situasi kembali normal menjelang 24 Mei mendatang. Dia berharap arus balik bisa dikendalikan agar tidak memberi dampak yang tidak diinginkan, seperti penumpukan kendaraan atau kemacetan.

BACA JUGA :  Curhat Layanan di Medsos, Klien Klinik Kecantikan Jadi Tersangka UU ITE

Hal yang sama juga diutarakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Menurut Budi, ada kecenderungan masyarakat melakukan mudik pada Minggu, 16 Mei mendatang.

Budi meminta masyarakat tidak melakukan perjalanan arus balik pada tanggal tersebut guna menghindari konsentrasi kendaraan.

“Upayakan jangan di tanggal yang sama kalau bisa lebih awal atau di belakang karena hari itu pasti ada suatu konsentrasi,” kata Budi yang juga turut meninjau pos penyekatan di KM 31 Tol Jakarta-Cikampek.

Puan Maharani hari ini melakukan peninjauan pos penyekatan mudik di KM 31 Tol Jakarta-Cikampek. Hari ini diprediksi sebagai puncak arus mudik menjelang lebaran esok hari.

Puan datang bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjajanto, Menteri Perhubungan Budi Karsya Sumadi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala BNPB Doni Monardo.

BACA JUGA :  Perbaiki Sistem Kerja, Sarana Jaya Sebut Tolak Peraktik Suap dan Korupsi

Pemerintah telah melarang masyarakat melakukan mudik lebaran sejak 6-17 Mei. Meski demikian, ribuan orang tercatat telah mencuri start melakukan mudik sebelum larangan itu berlaku. Ribuan pengendara bahkan nekat menerobos pos penyekatan yang telah dibangun polisi.

  • Bagikan