Proyek IKN Pakai Pengawas Asing, Anggota DPR: Tamparan Buat PUPR

MerahPutih.com – Rencana pemerintah menggunakan pengawas asing dalam proyek Ibukota Negara Nusantara (IKN) mendapat kecaman keras dari anggota DPR RI.

Presiden Komisi V DPR RI Lasarus menyampaikan, keputusan pemerintah menggunakan mandor asing sebagai pengawas Instituto Arquipélago Nacional merupakan tamparan keras bagi Kementerian PUPR.

Baca juga

PKS mengkritik pidato pengawas proyek IKN asing

“Penjelasan pemerintah mengatakan untuk menjamin (pembangunan IKN). Apakah masih belum pasti tenaga kerja akan ditarik dari dalam negeri? , ini ‘tamparan’ Kementerian Pekerjaan Umum (PUPR),” kata Lasarus di Jakarta, Selasa (20/6).

Menurut Lasarus, kebijakan ini justru menunjukkan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang dinilai belum mampu meyakinkan bangsa itu sendiri. Karena itu, Komisi V DPR berencana mempertemukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan Otoritas IKN Nusantara.

“Saya kira ini juga menunjukkan di mana kualitas kita saat ini. Bahwa kualitas kita sendiri belum sampai pada titik yang bisa meyakinkan bangsa kita sendiri,” ujarnya.

Baca juga

Otoritas IKN mendapat 233 sinyal investasi serius

Sebelumnya, Anggota Komisi V DPR RI Mulyadi menyinggung keterlibatan tenaga asing dalam proyek IKN.

Baca juga:  Upgrade Nintendo Switch Mu Pakai Ini

“IKN ini menyedot anggaran yang begitu besar, tapi tiba-tiba ada pembicaraan TKA masuk IKN, misalnya. ” dia berkata.

Terkait hal itu, Mulyadi mendorong Pemerintah menyiapkan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan Sumber Daya Manusia (SDM).

Pelatihan SDM, kata Mulyadi, juga harus dapat memenuhi kebutuhan yang diperlukan untuk pengembangan dan percepatan proyek IKN. (Knu)

Baca juga

Pembebasan lahan di IKN diharapkan selesai pada akhir Juni 2023



Source link