Progres Pembangunan di Pangandaran Disesuaikan dengan Tiga Poin Ini
PANGANDARAN – Progres pembangunan di Kabupaten Pangandaran akan menyesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pangandaran Agus Satriadi mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat.
“Kami telah paparkan progres pembangunan yang akan dilaksanakan kedepan,” kata Agus Senin, (1/2/2021).
Agus menambahkan, dalam paparan tersebut dipersentasikan bahwa kedepan Kabupaten Pangandaran memiliki sejumlah rencana pembangunan daerah.
“Kami akan mbangun Kampus UNPAD PSDKU Pangandaran tahap berikutnya,” tambah Agus.
Agus menjelaskan, selain itu juga Pemda Pangandaran merencanakan pembangunan pusat Pemerintahan Kabupaten.
“Supaya refersentatif, pembangunan kantor pemerintahan berdekatan dengan Kampus PSDKU UNPAD,” jelas Agus.
Dipaparkan Agus, rencananya juga bakal dibangun alun-alun yang berlokasi di Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi.
“Supaya akses geografis dapat ditempuh dengan lancar, jalan antar Desa penghubung Kecamatan juga bakal menjadi prioritas,” papar Agus.
Diterangkan Agus, agar akses transpormasi udara juga bisa dinikmati, maka Pemda Pangandaran juga menjadikan prioritas pengembangan Bandara Nusawiru.
“Orang dari luar Pangandaran akan dengan cepat jika mau ke Pangandaran,” terangnya.
Untuk kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan dan ekonomi, pembangunan Puskesmas dan pasar tradisional juga sudah menjadi rencana Pemerintah Daerah.
“Pemda Pangandaran memiliki 15 Puskesmas, dari 15 Puskesmas baru 11 Puskesmas yang sudah direnovasi dan dibangun, sisanya tinggal 4 Puskesmas lagi,” sambung Agus.
Guna meningkatkan perekonomian, keberadaan pasar tradisional juga menjadi perhatian Pemerintah Daerah.
“Pasar tradisional juga memiliki peran penting selain meningkatkan ekonomi masyarakat juga memberi kontribusi PAD,” pungkasnya.***



