Presiden Joko Widodo (Jokowi), menilai event internasional seperti lomba F1H2O/Powerboat akan mampu membangun brand di daerah yang menyambutnya dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
Informasi tersebut disampaikan Presiden dalam keterangannya kepada awak media usai menyaksikan balapan F1H2O di pelabuhan Muliaraja Napitupulu Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Minggu (26/02).
“Kami berharap event internasional ini dapat membangun brand di setiap daerah. Disini di Danau Toba ada F1 Powerboat, lalu di Mandalika ada MotoGP, di Jakarta ada Formula E, kemudian di Mandalika ada Superbike, saya rasa ini akan mendongkrak perekonomian daerah. Bagus sekali,” kata Presiden.
Lebih lanjut, mantan Gubernur DKI itu menjelaskan, dengan adanya event internasional di suatu daerah, maka dukungan terhadap bisnis seperti hotel dan restoran akan bertambah.
“Kalau pergerakan ini terus berlanjut dalam satu, dua, tiga tahun pasti akan dibangun hotel baru karena memang sangat diperlukan, akan ada restoran baru, akan ada pertumbuhan ekonomi di kawasan wisata prioritas tinggi”, jelasnya. .
Menurutnya, pemerintah juga terus menjajaki berbagai event berbasis olahraga internasional agar bisa diselenggarakan di Indonesia. Saat ini, kata Presiden, pemerintah sedang menyiapkan tim untuk bisa membawa gelar juara Formula 1 ke Indonesia.
“Ya kita jajaki semuanya karena akan menghadirkan brand kuat seperti F1 Powerboat, itu juga tidak mudah. Kami juga ingin menarik Formula 1 masuk ke Indonesia juga, mungkin tahun depan. Ini baru penilaian, persiapan tim ke sana saja,” ujarnya.
Presiden juga berharap ke depan ada pilot atau tim dari Indonesia yang bisa mengikuti balapan internasional seperti MotoGP, F1 atau F1H2O. Untuk saat ini, lanjut Presiden, setidaknya motorsport internasional akan berdampak pada destinasi wisata super prioritas yang akan dilangsungkan.
“Nanti dalam berbagai event, kita mungkin memiliki tim seperti yang kita lihat tadi. Tapi setidaknya ini bisa memberikan event yang bagus untuk destinasi wisata super prioritas di negara kita”, jelasnya.
Ke depan, Presiden mengatakan pemerintah akan terus berupaya meningkatkan infrastruktur pendukung di daerah-daerah seperti kawasan Danau Toba. Menurutnya, minimnya sarana dan prasarana baru terlihat saat ada event besar seperti F1H2O.
“Masih banyak yang harus kita perbaiki di kawasan Danau Toba ini. Infrastruktur, terminal bandara, bahkan Powerboat F1 pun masih banyak kekurangan yang harus kita perbaiki. Saya pikir semua butuh waktu, semua butuh proses, tidak bisa serta merta, ternyata jalan kurang besar, wah tempat parkir pesawat juga kurang luas. Saya baru tahu kalau ada kejadian besar seperti ini dan menurut saya wajar kalau terus diperbaiki. Semua butuh proses, ya,” ujarnya.
