BERITA  

Potret Peternak Ayam Petelur di Pangandaran, Beromset Belasan Juta per Bulan

Suharti, peternak ayam petelor, warga Dusun Karanggaedang, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, betomset belasan juta rupiah per bulan. (foto : Iwan Mulyadi)

PANGANDARAN, (SP) – Sang mentari mulai memancarkan kehangatannya. Memberikan energi dan harapan bagi segenap penghuni bumi.

Waktu menunjukkan pukul 06.15 WIB, Suharti (46), warga Dusun Karanggaedang, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran ini, bergegas membawa ember menuju kandang ayam petelor yang terletak di belakang rumahnya.

Ya, aktifitas memunguti telor di kandang yang menampung 600 ekor ayam petelor ini, menjadi rutinitas yang dilakukan setiap pagi, dalam 2 tahun terakhir.

Suharti melakukan aktivitas keseharian memunguti telor di kandang ayam miliknya. (foto : Iwan Mulyadi)

Suharti mengatakan, hingga saat ini belum ada kendala berarti dalam menjalankan usahanya.

“Kendalanya sebatas penyakit, namun itu dapat segera teratasi sebab saya sudah dapat mendeteksi sejak dini. Kalau kotorannya berwarna hijau, maka kita sortir agar tidak menular pada ayam lainnya. Begitu pula ketika pada tombel di kepala kebiru-biruan maka ayam tersebut segera dipisahkan dan diberi salep dan nanti akan sehat lagi,” jelas Suharti, Selasa (10/9/2019) pagi.

Dalam sehari dari 600 ekor ayam petelornya, mampu memproduksi lebih dari 25 kilogram. “Saat ini harga telor mencapai Rp 22 ribu per kilogram. Jadi pendapatan kotornya sekitar Rp 550 ribu per hari,” ungkapnya.

Baca juga:  Cegah Virus Corona, Peserta Rapat di Pangandaran Diperiksa Suhu Tubuh

Suharti optimis, usahanya akan berkembang. Selama dua tahun ini, dia telah mampu melewati berbagai kendala yang menghadangnya saat awal-awal menjalankan usahanya.

Suharti pun merasa bersyukur, bahwa dari hasil usahanya dirinya mampu membantu menopang perekonomian keluarganya. Tidak melulu mengandalkan penghasilan suami yang bekerja sebagai petani di sawah tadah hujan.

“Alhamdulillah, Suami saya seorang petani dan saya dapat mendapatkan tambahan penghasilan dari usaha ini,” ucap Suharti. (Iwan Mulyadi)