FILM datang dari sutradara Christopher Nolan Oppenheimer dirancang khusus untuk pengalaman layar lebar yang imersif. Nolan membagikan pemikirannya tentang kursi bioskop favoritnya.

Saat menonton film dengan rasio Cinemascope, dia suka duduk paling depan, lebih dekat ke layar, di tengah baris ketiga. Namun, untuk format IMAX 1.43:1, dia menyarankan duduk sedikit di belakang garis tengah, ke arah tengah, tetapi sedikit lebih jauh ke belakang seperti yang dikabarkan. Daun mint.

Menurut Nolan, berbicara langsung dengan penonton tentang preferensi format khusus mereka dan menyarankan agar mereka menonton film tersebut di layar IMAX adalah pengalaman yang luar biasa. Nolan ingin memberi orang pengalaman yang tidak bisa mereka dapatkan di rumah.

Baca juga:

Christopher Nolan mengajak pemirsa untuk menonton ‘Oppenheimer’ di IMAX

‘Oppenheimer’ ditampilkan dalam IMAX 70mm. (Foto: IMDB)

Pengalaman menonton terbaik untuk Oppenheimer, menurut Nolan, itu dalam format IMAX 70mm. Namun, ini adalah format yang sangat langka dan hanya tersedia di 25 lokasi di Amerika Utara.

Film ini juga akan ditayangkan dalam lebih dari 100 cetakan 70mm di bioskop-bioskop di seluruh dunia. Nolan juga meyakinkan bahwa film tersebut akan terlihat bagus di berbagai layar dengan presentasi digital dan opsi PLF lainnya.

Nolan menjelaskan kekuatan film IMAX 70mm memberikan ketajaman, kejernihan, dan kedalaman yang tak tertandingi. Ia menyebut pengalaman menonton film IMAX sebagai pengalaman tiga dimensi tanpa perlu kacamata.

‘Oppenheimer’ difilmkan menggunakan film format besar seperti IMAX 65mm dan Panavision 65mm dan akan diproyeksikan pada 70mm. Penggunaan kamera film beresolusi tinggi memberikan tingkat detail yang luar biasa, dengan resolusi film IMAX hampir sepuluh kali lipat dari proyektor 35mm.

Baca juga:

Christopher Nolan: Akan sangat buruk jika AI sampai ke ‘momen Oppenheimer’

Secara teknis, perbedaan lebar 5 mm pada film IMAX diperlukan untuk memberikan ruang ekstra untuk soundtrack. Dalam suara digital, ruang ekstra ini tidak diperlukan, jadi format IMAX adalah peningkatan visual murni.

Nolan menyadari tantangan dalam membingkai gambar sehingga dapat ditayangkan di bioskop dengan rasio aspek yang berbeda dengan kesuksesan yang sama. Dalam presentasi IMAX 1.43:1, layar hampir menghilang dari penampil, sedangkan dalam format lain, seperti 35mm, bagian atas dan bawah gambar terpotong.

Namun, Nolan menegaskan, sejauh menyangkut komposisi, tidak ada kompromi yang dibuat dalam produksi film tersebut. Meski tidak semua film bisa dibuat dalam format IMAX karena hadirnya kamera berukuran besar, Nolan memastikan film-film tersebut memberikan pengalaman visual yang luar biasa bagi penontonnya. (waf)

Baca juga:

Christopher Nolan Konfirmasi ‘Oppenheimer’ Dibuat Tanpa CGI



Source link