Tiga orang tewas di area area Dusun Pannujuang, Desa Kalemandalle, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten , Sulawesi Selatan, akibat peristiwa penyerangan yang digunakan hal tersebut diduga dipicu kasus .

Poliandri dilaksanakan oleh wanita berinisial ID (52) yang dimaksud mana miliki dua orang suami. Saat ini ID menetap bersama suami keduanya, FR (22). Namun, pernikahan ID bersama suami keduanya yang digunakan disebut selama tiga tahun belum dikaruniai anak. Sementara suami pertamanya, ID telah dilakukan lama pisah ranjang selama tujuh tahun.

“Iya, infonya oleh sebab itu poliandri. Pelaku ini diduga dari keluarga suami pertamanya,” kata Kapolsek Bajeng AKP Muh Aidil Aksa, Kamis (5/10).

Penyerangan itu berlangsung pada Minggu (1/10) dini hari, dalam rumah suami kedua ID, FR.

Dalam kejadian itu, FR turut menjadi korban kemudian tewas setelah dianiaya oleh pelaku. Sementara dua orang tetangganya yakni, Ramli (60) dan juga juga Daeng Pasang (40) tewas di area dalam rumah sakit setelah ditusuk badik.

“Suami keduanya meninggal. Untuk dua orang korban ini adalah keluarga dari suami kedua tapi mereka saling bertetangga,” ungkapnya.

Kapolsek Bajeng mengaku bukan ada mengetahui ada warga yang mana dimaksud melakukan poliandri setelah peristiwa penyerangan yang dimaksud mana memakan tiga orang tewas, termasuk suami kedua ID. Sementara pelaku masih dalam pengejaran petugas.

“Baru tahu (poliandri) setelah ada kejadian ini. Selama tiga tahun ini kami tidaklah ada (kejadian) seperti ini. Identitas merek itu sudah ketahui,” pungkasnya.

Sumber: CNN Indonesia