Polda Metro Tunggu Keputusan Korlantas Soal Usulan Pelat Pakai Nama Orang

MerahPutih.com – Wacana penggunaan plat nomor dengan nama orang sedang marak. Polda Metro Jaya tak banyak bicara soal usulan Kakorlantas Polri Irjen Firman Santhyabudi itu.

Polda Metro Jaya Dirlantas Kombes Latif Usman mengatakan pihaknya belum mendapat petunjuk apapun atas usulan Korlantas Polri tersebut.

Baca juga:

Inilah alasan mengapa Korlantas mengganti plat khusus dan rahasianya dengan huruf awal Z.

“Itu Korlantas, belum ada petunjuknya,” ujarnya di Jakarta, Selasa (7/11).

Latif mengatakan, penggunaan plat nomor kendaraan bermotor yang menggunakan nama orang masih sebatas saran atau ujaran.

“Ini kebijakan seluruh masyarakat (dari) Korlantas, jadi kalau ada informasi seperti itu, Korlantas bisa menjelaskannya,” kata Latif.

Karena itu, untuk diketahui lebih lanjut, Latief masih menunggu arahan dari Korlantas Polri.

“Jadi, menunggu instruksi dari Korlantas,” imbuhnya.

Baca juga:

Korlantas Polri menguji penggunaan RFID pada plat khusus dan rahasia

Sebagai informasi, polisi mengimbau agar plat kendaraan bisa menggunakan susunan huruf dengan nama seseorang. Dalam proposal itu dicontohkan pihak yang berkepentingan harus membayar BRL 500 juta.

Baca juga:  Physical: 100 Disukai oleh Banyak Orang dari Seluruh Dunia.

Polisi saat ini mengontrol distribusi pelat khusus dan rahasia. Peredaran akan semakin ketat sehingga tidak ada lagi yang memilikinya. Plat khusus akan digunakan oleh petugas Tier 1, Tier 2, TNI dan Polri.

Sedangkan plat nomor rahasia digunakan bagi mereka yang sangat membutuhkan kerahasiaan dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, ada juga usulan plat nomor dengan nama sendiri. Usulan plat nomor dengan nama sendiri tentu tidak murah.

Irjen Kakorlantas Polri, Firman Shantyabudi menjelaskan, pengenaan biaya tinggi untuk pembuatan rambu bisa meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).(Knu)

Baca juga:

Pelat nomor khusus RF secara resmi dihapus pada Oktober 2023



Source link