Merah Putih. dengan – Tingkat kemacetan DKI Jakarta naik menjadi peringkat 29 dunia dari peringkat 46 pada 2021.

Rilis TomTom Traffic Index menyebutkan, urutan tingkat kemacetan DKI Jakarta meningkat signifikan. Dimana, tingkat kepadatan lalu lintas di DKI Jakarta mencapai 53 persen.

Baca juga:

Kemacetan Jakarta menempati urutan ke-29 di dunia

Direktorat Transit (Ditlantas) Polda Metro Jaya berharap rencana pembagian jam kerja pukul 08.00 dan 10.00 WIB dapat mengurangi volume kendaraan yang masuk ke Jakarta.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman mengatakan, dengan berkurangnya volume kendaraan tentunya tingkat kemacetan juga akan berkurang.

“Untungnya bisa 50 persen. Jadi masyarakat nyaman ke tempat kerjanya masing-masing,” ujar Latif Usman di Jakarta, Minggu (14/5).

Menurut Latif, kepadatan kendaraan di Jakarta terjadi mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, saat karyawan berangkat kerja. Banyak warga Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bogor datang ke kantornya serentak.

Latif menjelaskan, Polda Metro Jaya sangat mendorong penerapan kebijakan pembagian waktu tersebut.

“Saya harap ini bisa terlaksana karena kita, khususnya polisi di lapangan, berada di hilir,” ujarnya.

Plt Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyambut baik rencana pembagian jam kerja tersebut. Bahkan, Pemprov DKI Jakarta beberapa kali menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas rencana tersebut. (Knu)

Baca juga:

Parkir mahal diyakini bisa mengurangi kemacetan di Jakarta



Source link