Rekor impresif Indonesia selalu merebut medali di tempat dalam nomor ganda putra badminton Asian Games sejak 1962 terganggu setelah  kalah pada area perempat final , Kamis (5/10).

Fajar/Rian dikalahkan pasangan Taiwan Lee Yang/Wang Chi Lin 19-21 serta 18-21 pada laga di area tempat Binjiang Gymnasium, Hangzhou. Hasil ini memutuskan rekor Indonesia di dalam tempat nomor ganda putra badminton Asian Games.

Sejak badminton kali pertama dipertandingkan pada Asian Games 1962 Jakarta, Indonesia, nomor ganda putra selalu meraih medali.

Pada Asian Games 1962, pasangan Tan Joe Hok/Liem Theng Kiang menyabet medali perak oleh sebab itu kalah dari Malaysia final Asian Games 1962. Sedangkan pasangan Tutang Djamaluddin/Abdul Patah Unang menyabet perunggu.

Medali emas pertama dari ganda putra Indonesia di tempat dalam Asian Games baru diraih pada 1974 oleh pasangan Tjun Tjun/Johan Wahjudi. Saat itu bahkan jadi All Indonesian Final pertama ganda putra Indonesia dalam Asian Games yang mana mempertemukan Tjun Tjun/Johan Wahjudi melawan Christian Hadinata/Ade Chandra.

Ganda putra Indonesia semakin tak terbendung dalam area Asian Games. Sebab sejak emas pertama pada 1974, Indonesia menyabet prestasi serupa pada Asian Games 1978 serta Asian Games 1982.

Sempat absen emas pada dalam dua edisi berikutnya, ganda putra Indonesia kembali berjaya di area dalam Asian Games 1994 kemudian juga 1998 berkat pasangan Rexy Mainaky/Ricky Subagja dengan torehan dua medali emas beruntun.

Setelah itu Indonesia kembali absen dalam torehan emas, namun memperoleh perak lalu perunggu. Barulah dalam Asian Games 2010, pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan mengembalikan kejayaan dengan prestasi emas.

Hendra Setiawan kembali mendapatkan emas pada Asian Games 2014. Namun pasangannya saat itu adalah Mohammad Ahsan.

Lalu saat Indonesia jadi tuan rumah Asian Games pada 2018, ganda putra Indonesia kembali jadi penyelamat badminton Merah Putih. Pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo meraih medali emas setelah mengalahkan sesama perwakilan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Sayangnya dalam Asian Games 2023, tak ada satupun medali dari ganda putra Indonesia. Dua pasangan yang mana dimaksud dikirim, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardhianto serta Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sama-sama gagal melaju ke babak perebutan medali.

Sumber: CNN Indonesia