Indeks
Mobil  

Perlu Tahu, Perbedaan Oli Mesin dan Oli Transmisi pada Mobil

Oli adalah komponen penting pada sebuah mobil. Namun, tahukah jika pada sebuah mobil, ada beberapa jenis oli mobil yang dipakai sekaligus agar mobil dapat berfungsi optimal? Dua jenis oli yang sering digunakan pada mobil adalah oli mesin dan oli transmisi. Berikut penjelasannya.

Perbedaan tampilan

Hal paling mendasar dari perbedaan oli mesin dan oli transmisi pada mobil adalah tampilannya. Oli mesin memiliki warna cenderung keemasan. Jika sudah di gunakan, warna keemasan tersebut akan menggelap. Hingga pada akhirnya, oli mesin akan menjadi kehitaman jika sudah terlalu lama.

Di sisi lain, oli transmisi berwarna kemerahan. Sama seperti oli mesin, oli transmisi pun akan berubah warna menjadi kehitaman jika sudah terlalu lama di gunakan. Oli transmisi juga cenderung menjadi lebih cair saat sudah lama di gunakan. Hal ini bisa menjadi indikator yang efektif untuk menentukan kapan oli transmisi harus diganti.

Perbedaan fungsi

Oli mesin memiliki fungsi utama sebagai pelumas, yang digunakan untuk melindungi komponen-komponen penyusun mesin. Seperti yang sudah AutoFamily ketahui, saat mobil di jalankan, komponen-komponen penyusunnya akan saling bersinggungan. Nah, oli mesin bertugas menjaga agar persinggungan tersebut tidak merusak komponen-komponen mesin mobil.

Sementara itu, oli transmisi bertugas untuk memastikan pergantian gigi bisa berjalan lancar. Oli transmisi juga bertugas menghubungkan transmisi ke gardan. Oli jenis ini di gunakan pada semua jenis mobil, baik untuk mobil bertransmisi manual maupun oli mobil matic. Tanpa adanya oli transmisi, pergantian transmisi akan mustahil berfungsi.

Perbedaan waktu penggantian

Waktu penggantian pada kedua jenis oli juga memiliki perbedaan cukup signifikan. Oli mesin cenderung lebih cepat diganti dibandingkan oli transmisi. Ini karena fungsi oli mesin yang bekerja menyeluruh pada seluruh bagian mesin mobil. Sedangkan oli transmisi hanya terbatas pada sistem transmisi mobil.

Oli mesin sebaiknya ganti setiap mobil mencapai jarak tempuh 5.000 hingga 10.000 kilometer, terutama untuk jenis oli mesin mineral. Sedangkan oli transmisi sebaiknya ganti setiap jarak tempuh 30.000-40.000 kilometer untuk mobil transmisi manual dan di bawah 30.000 kilometer untuk mobil transmisi otomatis

Perbedaan kandungan

Umumnya, oli mesin terbuat dari mineral atau minyak bumi. Namun, kini ada juga oli mesin yang terbuat dari bahan sintetik. Bahkan ada pula yang memadukan keduanya alias mineral dengan sintetik (semi-sintetik).

Sedangkan oli transmisi memiliki tambahan berupa zat aditif serta kandungan deterjen. Fungsi dari kedua zat tambahan ini adalah untuk menjaga agar komponen penyusun sistem transmisi terhindar dari risiko keausan yang berbahaya. Anda juga sebaiknya memilih oli transmisi yang memiliki kandungan antioksidan dan anti karat agar sistem transmisi bisa bekerja optimal.

Meski sama-sama oli, ternyata oli mesin dan oli transmisi sangat berbeda. Perbedaan oli mesin dan oli transmisi pada mobil secara garis besar berhubungan dengan fungsinya. Satu untuk melumasi komponen mesin dan yang lainnya untuk menjaga kinerja sistem transmisi mobil.

Pastikan Anda melakukan pergantian oli mesin dan oli transmisi secara berkala agar kinerja mobil tetap terjaga.

© AUTO2000

Exit mobile version