Indeks

Pergerakan Kendaraan Menuju Jabodetabek Mulai Menurun

MerahPutih.com – Terpantau arus balik Lebaran ke Jabodetabek sudah mulai normal, Kamis (27/4) malam ini.

Korlantas Polri mencatat, arus mudik lebaran dari timur ke barat di KM 428 tol Semarang-Solo sebanyak 2.565 kendaraan per jam selama tiga jam berturut-turut.

Menurut perhitungan, angka tersebut masih di bawah batas rekayasa lalu lintas sebanyak 2.800 kendaraan per jam.

Baca juga:

2 juta kendaraan melintas tol Trans Sumatera pada H-7 H+3 Lebaran

Sedangkan di pintu tol Banyumanik, data kendaraan masih berada di bawah parameter rekayasa lalu lintas, tercatat 2.898 kendaraan per jam selama tiga jam berturut-turut.

Namun, hitungan lalu lintas atau perhitungan data kendaraan di KM 190 tol Palikanci selama tiga jam berturut-turut sebesar 3.704 per jam.

Data ini masih dalam batas rekayasa lalu lintas sebanyak 2.700 kendaraan per jam.

“Oleh karena itu, Korlantas Polri akan mengatur rekayasa lalu lintas, membatasi diri di tempat-tempat yang hanya terjadi kemacetan,” kata Kepala Mabes Polri Kombes Eddy Djunaedi, Jumat (28/4) ini.

Di lain waktu, Korlantas Polri mencatat data kendaraan di tiga gerbang tol, yakni gerbang tol Kalihurip, Cikatama, dan Kalitama, selama tiga jam berturut-turut mencapai 7.363 kendaraan per jam.

Data ini dimasukkan ke dalam parameter rekayasa lalu lintas melawan arus yang berada pada batas 6.440 kendaraan per jam.

“Kalau ada kemacetan, harus dilakukan rekayasa melawan arus dari Km 70 (Cikatama) sampai Km 47″, ujarnya.

Baca juga:

171.101 kendaraan yang kembali ke Jakarta melalui tol Cikampek

Tentang hitungan lalu lintas di KM 100 B Cipularang, volume lalu lintas rata-rata selama tiga jam berturut-turut mencapai 2.381 kendaraan per jam.

Data tersebut masih di bawah parameter rekayasa lalu lintas sebesar 2.800 kendaraan per jam.

Dan dari pantauan CCTV dan pantauan anggota di lapangan, arus lalu lintas masih cukup kondusif di Bandung Barat dan Cileunyi.

“Dari data di atas, Korlantas Polri atas diskresi Polri akan menghentikan rekayasa satu arah yang masih berlangsung dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 72 Cikampek,” jelas Eddy.

untuk rekayasa melawan arus tetap berlaku mulai KM 72 hingga KM 47 tol Jakarta-Cikampek yang menyediakan 2 jalur.

Teknik Lalu Lintas SATU ARAH Mulai dari KM 414 (GT Kalikangkung) hingga KM 72 (Cikampek) pada hari keempat, arus balik yang dijadwalkan berakhir pada Kamis (28/4) malam kemungkinan akan terhenti lebih awal.

“Ini jam 23.00 WIB (proses izin dilaksanakan pada pukul 21:00 – 23:00 WIB dan 23:00 WIB opentraffic lalu lintas normal),” jelas Eddy. (Knu)

Baca juga:

Kendaraan barang yang melanggar aturan pembatasan di jalan tol akan diberikan sanksi



Source link

Exit mobile version