PANGANDARAN – Perahu yang ditumpangi nelayan asal Cilacap, Jono dan tiga ABKnya terbalik akibat dihantam ombak di Perairan Pangandaran, Selasa (16/2/2021) sore.
Ketua SAR Barakuda, Sakio mengatakan, kejadian ini terjadi saat mereka selesai melaut dan berniat menjual hasil tangkapannya ke bakul, dan perahu mereka harus masuk sungai melalui muara Cikidang.
“Tidak semua nelayan pendatang paham dengan alur air muara Cikidang, sehingga kalau salah masuk sangat berbahaya bagi perahu nelayan,” jelasnya.
Menurut Sakio, para nelayan ini belum paham dan belum menguasai alur air muara, karena nelayan andon yang tidak setiap hari keluar masuk muara Cikidang.
“Apalagi cuaca sekarang sedang buruk, gelombang cukup besar dan arus air cukup deras karena curah hujan,” tuturnya.
Saat kejadian, kata ia, tim Barakuda kebetulan sedang berada di lokasi kejadian (TKP) karena sedang persiapan pencarian nelayan yang belum pulang.
“Syukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, keempat orang ini terselamatkan. Hanya kerugian kerusakan perahu, mesin, juga hasil tangkapannya,” jelasnya.
Sakio memperkirakan, kerugian mencapai Rp5 Juta, karena ikan hasil tangkapannya tumpah dan mesinnya pun terendam air laut. (Eris Riswana)





