Pentingnya Batasan Jelas Antara Teman dan Rekan Kerja
BANYAK orang percaya bahwa berteman di tempat kerja adalah hal yang baik. Namun, bisa jadi justru sebaliknya. Studi terbaru menunjukkan bahwa hubungan dengan rekan kerja sekarang menjadi salah satu faktor yang paling tidak penting dalam kepuasan kerja.
Selain itu, berteman di tempat kerja sering kali menjauhkan kita dari hal-hal yang benar-benar penting. Ini termasuk membangun jaringan rekan kerja yang memberi nilai tambah, menghindari drama sehari-hari yang dapat menjadi signifikan, dan akhirnya menetapkan batasan yang jelas antara teman sejati dan rekan kerja.
Berikut adalah tiga hal kreatif yang dapat Anda lakukan untuk menghindari jatuh ke dalam perangkap mencari teman di tempat kerja. Psikologi Hari Ini:
Baca juga:
5 langkah untuk memerangi rekan kerja yang beracun
1. Jangan terjebak dalam drama
Banyak rekan kerja membuat kesepakatan bersama untuk memengaruhi kebijakan dengan satu atau lain cara atau mengadakan pertemuan eksklusif untuk memajukan agenda mereka sendiri.
Apa yang akhirnya terjadi adalah sering kali orang yang terjebak dalam drama mulai membenci pekerjaan mereka, kelelahan dan kecewa ketika seharusnya teman tidak membela mereka.
Daripada bergabung dengan kelompok dengan agenda atau balas dendam tertentu, fokuslah untuk menemukan cara kreatif dan inovatif untuk menyelesaikan pekerjaan Anda.
Daripada tersedot ke dalam drama tempat kerja yang bisa begitu menggoda, temukan cara untuk berkontribusi dalam percakapan yang bisa mengalahkan drama sehari-hari.
2. Jaga batasan
Sahabat sejati adalah orang yang bisa membuatmu menjadi dirimu sendiri tanpa harus berpura-pura. Di tempat kerja, hubungan itu menjadi sangat-sangat kompleks.
Alih-alih menjadi persahabatan sejati, yang akhirnya terjadi adalah realitas sosial ekonomi tempat kerja Anda berperan. Ketika uang terlibat, itu mengaburkan potensi pertemanan.
Situasi tersebut juga membuat batas antara persahabatan nyata dan palsu menjadi kabur sehingga sulit untuk menjalin hubungan yang jelas dan bermakna. Apakah mereka teman sejati atau hanya ingin sesuatu yang menguntungkan Anda?
Jika Anda dapat menjaga batasan yang jelas di tempat kerja, Anda tidak akan khawatir tentang siapa yang harus dipercaya dan siapa yang memikirkan kepentingan terbaik Anda.
Baca juga:
4 Zodiak ‘Kejam’ Seperti Rekan Kerja
Sekarang, ada tren yang lebih buruk terkait batasan rekan kerja. Banyak orang mengacaukan rekan kerja dengan keluarga, menyebut rekan kerja sebagai “ibu di kantor”, “ayah di kantor” atau bahkan “suami di kantor” atau “istri di kantor”.
Hal ini dapat menyebabkan serangkaian bencana yang terdokumentasi dengan baik karena keluarga tidak sama dengan pekerjaan dan menggabungkan keduanya memiliki konsekuensi jangka panjang. Misalnya, hal itu dapat menghambat kesuksesan karier dan mengarah pada perilaku tidak etis.
3. Buat jaringan Anda
Perbedaan utama antara hubungan profesional di tempat kerja dan persahabatan pribadi di tempat kerja adalah ekspektasi Anda. Anda berharap dan harus berharap banyak dari seorang teman. Namun, dalam hubungan profesional, Anda harus hidup dengan ekspektasi yang sangat berbeda.
Anda disarankan untuk menetapkan batasan yang tegas, tetapi bahkan tanpa perlu persahabatan, hubungan profesional dengan rekan kerja bisa sangat bermanfaat dan bermakna.
Sekilas, hubungan profesional mungkin tampak dangkal, tetapi jika Anda melihat lebih dalam, hal itu mengungkapkan rasa kepuasan yang dapat dihasilkan oleh hubungan profesional tanpa persahabatan.
Penelitian menunjukkan bahwa saling bertanya bagaimana dan berbicara dengan rekan kerja dapat meningkatkan kesejahteraan. (aru)
Baca juga:
Cara untuk lebih dekat dengan rekan kerja
