Travel  

Pengalaman Bersama Kereta Api Luxury!

Perjalanan jauh memang menyenangkan, tapi juga melelahkan. Perjalanan jauh hingga ratusan kilometer yang memakan waktu berjam-jam terkadang membuat kita merasakan sakit di bagian punggung dan bokong yang terasa panas saat duduk terus menerus. Saat ini ada banyak sekali pilihan moda transportasi yang bisa kita pilih. Seperti pesawat, kapal laut, kereta api, bus, gerbong, travel atau membawa kendaraan pribadi. Tapi kali ini kita akan bepergian dengan kereta kelas Lux dan dijamin tidak membuat bokongmu panas!

Kereta api saat ini menjadi primadona bagi para pemudik darat. Harga yang terjangkau dan jadwal keberangkatan yang semakin banyak membuatnya semakin populer. Tata letak stasiun yang lebih tertata, lebih bersih dan lebih aman juga menjadi salah satu penyebab meningkatnya pelanggan kereta api. Apalagi di masa pandemi seperti ini, PT. Kereta Api Indonesia (PT. KAI) mengimplementasikan Rapid Antigen dan Gennose yang proses pengerjaannya relatif mudah dan cepat.

PT. KAI memiliki beberapa kelas kereta api, salah satunya adalah kelas Luxury. Dari namanya saja kita sudah bisa menilai bahwa kelas ini adalah kelas yang mewah. Tapi apakah memang semewah namanya? Ya! Pertanyaan bagus. Karena disini kita akan menemukan jawabannya.

Baca juga:  Jelang MotoGP Spanyol 2023, Enea Bastianini mulai berlatih bersama Ducati Panigale

Kali ini yang akan saya ulas adalah gerbong mewah milik KA Taksaka yang menempuh perjalanan dari Kutoarjo – Stasiun Gambir (Jakarta). Perjalanan ini saya tempuh pada awal bulan Juni 2021. Harga tiketnya sudah fix yaitu 900k. Cukup mahal untuk harga kereta, harga pesawat saat itu sekitar 400 – 500 ribu. Namun rasa penasaran saya cukup tinggi hingga akhirnya saya rela membayar lebih untuk merasakan kelas mewah ini.

Gerbong mewah berada tepat di depan dan belakang rangkaian kereta dengan hanya 18 kursi per gerbong. Begitu masuk gerbong, kita akan disambut oleh pramugari (Prami) dan setelah duduk kita akan diberikan masker, tisu basah, snack, makanan besar dan minuman hangat. Wah, hanya dengan duduk saya sudah menerima banyak persembahan.

Kita akan memiliki one – one seat di kelas ini, dengan seat yang bisa diatur hingga 180 derajat, yaitu kita bisa berbaring selama perjalanan agar pinggang dan bokong tidak menjadi korban. Kami juga memiliki layar untuk menikmati audio dan video seperti musik, film, rute perjalanan, informasi wisata dan sebagainya. Setiap kursi juga dilengkapi dengan lemari soket untuk menempatkan barang-barang kecil kami. Ada juga tempat sampah di bawah kursi kami.

Kurang lebih seperti inilah jok mewahnya, tapi sayangnya saya tidak punya banyak gambar yang menggambarkannya dengan jelas. Ngomong-ngomong, yang ada di atas meja adalah tablet saya sendiri, jadi tidak termasuk fasilitas wagon mewah ya! ha ha

Kereta Mewah Takasaka
Kereta Mewah Takasaka

Lalu apa kekurangan dari kelas ini? Jawabannya terserah pada masing-masing pengguna. Itu tidak masalah bagi saya, hanya mungkin karena gerbong ini sudah tua, perlu perawatan ekstra agar benar-benar mewah. Karena yang saya rasakan kemarin menggunakan ini hanyalah kursi pribadi yang bisa diubah menjadi tempat tidur dan mendapatkan makanan tambahan secara gratis. Selebihnya sama dengan gerbong lainnya.

Oh iya, sedikit tips dari saya, kalau ke Yogyakarta pastikan booking kursi di baris A dan kursi B jika ingin ke Jakarta sesuai kecepatan kereta.

Ini adalah review kecil dan pengalaman saya mengalami PT Kereta Api Indonesia Taksaka Luxury Carriage. Saya harap Anda dapat menjelaskan selama perjalanan duniawi Anda. Terima kasih!