
MerahPutih.com – Terjadi kebakaran hebat di Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara pada Jumat (3/3) malam.
Badan Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menyatakan, kebakaran di Depot Pertamina Plumpang, sejak pukul 23.00 WIB, dalam tahap pendinginan.
“Kebakaran di depo dan lingkungan perumahan yang berdekatan saat ini sedang dalam proses pendinginan, artinya tinggal memadamkan bara,” kata Kepala Badan Gulkarmat DKI Jakarta Satriadi Gunawan saat dihubungi di Jakarta, Jumat malam.
Baca juga:
16 orang tewas akibat kebakaran di kilang minyak Plumpang
Selain itu, kata Satriadi, Gulkarmat DKI juga melakukan penyisiran di titik-titik yang kemungkinan masih ada bara api.
Dalam upaya memadamkan api di depo Plumpang, Dinas Gulkarmat DKI Jakarta menerjunkan 52 unit mobil pemadam kebakaran dan sekitar 250 personel untuk membantu memadamkan api di fasilitas milik Pertamina itu.
“Total ada 52 mobil pemadam kebakaran dan sekitar 250 personel yang terlibat dalam proses pemadaman,” kata Satriadi seperti dikutip Diantara.
Baca juga:
10 orang dilaporkan tewas akibat kebakaran di Terminal BBM Plumpang
Kebakaran yang bermula sekitar pukul 20.11 WIB itu bermula saat pipa gas Pertamina terbakar.
Akibat kejadian itu, diperkirakan puluhan orang meninggal dunia dan puluhan menderita luka bakar warga dua RW di Kelurahan Rawa Badak Selatan, Tanjung Priok.
Korban dibawa ke rumah sakit rujukan antara lain RS Pelabuhan, RS Tugu dan RS Mulya Sari.
TNI/Polri, pemadam kebakaran, dan semuanya bagian yang berkepentingan Mereka yang berada di Jakarta Utara masih mencari korban.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah menetapkan dua lokasi pengungsian, yakni di Masjid Jamiatul Amaliyah, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, dan juga di Madrasah Ash-Shalihin, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.
Baca juga:
RS Koja menerima 10 korban kebakaran kilang minyak Plumpang





