Pemprov DKI Siapkan Lokasi Penampungan Sementara Warga Terdampak Kebakaran di Plumpang

MerahPutih.com – Pemprov DKI Jakarta bekerja sinergis dengan berbagai pihak untuk mengatasi kebakaran yang terjadi di Depot Pertamina Plumpang, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara pada Jumat (3/3) malam.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menegaskan Pemprov DKI telah menyiapkan fasilitas kesehatan (faskes) bagi warga terdampak kebakaran dan menanggung biaya pengobatan warga terdampak.
Baca juga:
Pemprov DKI Menanggung Biaya Perawatan Korban Kebakaran Di Depo Pertamina Plumpang
“Semua RS sudah kita siapkan. Di RS Koja ada 14 (korban). Ada 5 (lima) RS Pelabuhan Jakarta, RS Mulyasari sementara masih ada 15, kemudian ada RS Tugu Koja untuk menampung 10 pasien. Di RS Koja sudah sudah teratasi, semua kita harapkan warga yang terdampak segera pulih dan bagi yang kritis, kita harapkan dapat melewati masa kritis ini”, kata Heru, Sabtu (4/3).
Heru juga menjelaskan, Pemprov DKI akan menganalisa kondisi kerugian material yang dialami para korban kebakaran. Selain itu, Pemprov DKI juga tengah menyiapkan lokasi strategis untuk hunian sementara dan posko bersama, bersinergi dengan Kemensos dalam jajaran Forkopimda DKI Jakarta. Sinergi cepat ini dilakukan untuk mengatasi dan meminimalisir dampak terhadap korban kebakaran.
“Kapolda dan seluruh jajaran datang membantu, Pangdam juga mengundurkan diri. Saya berterima kasih atas sinergi yang selalu terjalin dalam berbagai hal, termasuk bencana kebakaran ini,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti menjelaskan kondisi terkini warga yang terdampak kebakaran. Ada warga yang sudah diperbolehkan pulang, ada yang dirawat di RS Koja dan ada yang dirujuk ke fasilitas kesehatan milik pemerintah pusat.
Baca juga:
DPR minta Pertamina mengusut tuntas kebakaran depo Plumpang
“Tentunya triage kita lakukan secara emergency. Ada yang bisa pulang, ada yang perlu rawat inap, dan rujukan dilakukan jika luka bakarnya di atas 80%,” terangnya.
“Selain RS Koja dan RS Tugu Koja, kami berkoordinasi dengan RS di sekitar lokasi kejadian seperti RS Mulyasari, RS Pelabuhan, RS Firdaus, serta RSCM dan RSPP yang siap menerima rujukan untuk kasus berat. Sementara itu, sebagian besar korban meninggal dirujuk ke RS POLRI”, tambah Widyastuti.
Berdasarkan informasi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta (Gulkarmat), total armada yang digunakan dalam proses pemadaman sebanyak 52 unit dan 260 personel. Proses pemadaman berlangsung hampir 6 jam, mulai pukul 20.22 hingga 02.19 WIB.
“Sejauh ini jumlah korban luka bakar sebanyak 49 orang, terdiri dari 46 orang dewasa dan 3 anak-anak. Sedangkan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 13 orang, terdiri dari 10 orang dewasa dan 3 anak-anak,” pungkas Ketua Gulkarmat DKI Jakarta Satriadi. Gunawan. (Lb)
Baca juga:
Polisi membuka 2 posko untuk korban kebakaran di Depo Pertamina Plumpang
