Merah Putih. dengan – Data Badan Pusat Statistik DKI Jakarta menyebutkan, total kebakaran sejak 2018, 2020, dan 2021 fluktuatif karena pada 2018 tercatat 820 kejadian, kemudian meningkat menjadi 3.256 kejadian pada 2020 dan pada 2021 menurun menjadi 1.535 kejadian.
Badan Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmart) DKI Jakarta telah membentuk satuan tugas sukarela pemadam kebakaran (gasgas) tiap rukun tetangga (RT) pada tahun ini.
Baca juga:
Polisi tidak menemukan unsur sabotase dalam pembakaran di rumah Kapolda Papua
“Pertengahan 2023 sudah terbentuk. Dibutuhkan minimal dua warga di setiap RT untuk menjadi relawan pemadam kebakaran,” kata Kepala Dinas Gulkarmart DKI Jakarta Satriadi Gunawan di Jakarta Pusat, Minggu (26/2).
Ia menjelaskan, kelompok relawan ini dibentuk agar warga bisa memadamkan api lebih awal sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Dengan demikian, lanjutnya, kebakaran di kawasan pemukiman bisa lebih cepat ditanggulangi dan dampaknya bisa diminimalisir.
Dikatakannya, selanjutnya warga yang mendaftar akan mendapatkan pelatihan tentang tata cara pemadaman kebakaran, mulai dari penggunaan alat pemadam ringan (APAR) hingga teknik evakuasi saat pemadaman kebakaran.
Warga juga akan dilatih untuk membantu petugas pemadam kebakaran di lapangan. Agar proses pemadaman berjalan maksimal.
Tak hanya itu, kata dia, warga juga akan dilatih pencegahan kebakaran sejak dini, cara memasang listrik dan menggunakan tabung gas dengan benar.
Satriadi yakin dengan memperbanyak jumlah relawan pemadam kebakaran di Jakarta, potensi kebakaran hutan di wilayah tersebut dapat semakin ditekan.
“Kami terus melatih relawan pemadam kebakaran karena semua daerah berpotensi rawan kebakaran. Yang penting adalah bagaimana masyarakat bisa diberdayakan,” ujarnya.
Sebelumnya, beberapa subdin (sudin) di wilayah itu mengadakan pelatihan pemadaman kebakaran bagi warga.
Salah satunya adalah latihan pemadaman kebakaran yang akan dilakukan Sudin Gulkarmart Jakarta Barat tahun ini.
“Oleh karena itu, kami mengusulkan empat titik untuk dilakukan simulasi pemadaman kebakaran,” kata Syarifudin, Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmart di Jakarta Barat.
Pelatihan simulasi pemadam kebakaran dilakukan untuk melatih warga dalam melakukan prosedur pemadaman darurat dan membantu petugas pemadam kebakaran.
Suku Dinas Gulkarmat melakukan latihan kebakaran. Dalam simulasi ini, warga dilatih untuk melakukan pemadaman dini.
Dalam skenario ini, api akan menyebar dan warga disarankan untuk menghubungi pemadam kebakaran.
Saat itulah polisi tiba di lokasi dan memadamkan api bersama warga. “Jadi dilatih, warga harus melakukan apa saja dan agen bantuan seperti apa,” ujarnya.
Syarifudin melanjutkan, kegiatan tersebut rencananya akan dilakukan di wilayah Tambora, Kalideres, dan Kembangan Utara.
“Sengaja kami simpan di kawasan rawan dan padat penduduk,” ujarnya. (asp)
Baca juga:
Unpas kembangkan alat pemadam kebakaran portable
