Pemkot Bandung Bakal Tata 674 PKL di Kawasan Tegallega

Merah Putih. dengan – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menata dan membersihkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Tegalega. Informasi tersebut disampaikan Sekda Kota Bandung Ema Sumarna saat berkunjung ke kawasan itu, Jumat 10 Maret 2023.

Ia mengatakan, nantinya pedagang kaki lima yang berjualan di kawasan ini akan menggunakan pola bongkar atau bongkar pasang. Baik di sisi timur (Jalan Moh Toha) maupun di sisi barat (Otto Iskandar Dinata/Otista).

Baca juga:

Jelang Piala Dunia U-20, kursi di Taman Stadion Manahan Solo dicuri

“Kami sedang mempelajari regulasi yang ada, jadi sebenarnya ada Perda tersendiri yang mengatur tentang konservasi. Saya juga koordinasi dengan walikota, prinsipnya dia setuju. Selain itu, saya juga berkoordinasi dengan koordinator PKL di sini. Mulanya mereka terima direkam dan tidak lagi berjualan di tempat yang tidak semestinya,” kata Ema.

Nantinya, PKL yang sedang berjualan akan dipindahkan ke berbagai titik yang telah disiapkan di sisi barat dan timur. Jumlah PKL yang terdaftar di Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung sebanyak 674 PKL, dengan rincian 217 PKL di wilayah timur dan 457 PKL di wilayah barat.

Baca juga:  David Singleton Menilai Prawira Bandung Sudah Berjalan ke Arah Yang Benar

Pedagang kaki lima akan berjualan pada waktu-waktu tertentu. Ema mengatakan, ini sebagai upaya menata kota tanpa mengganggu aktivitas ekonomi yang sedang berjalan.

“Kalau di wilayah barat, mungkin di akhir pekan lebih banyak. Oleh karena itu, kami akan memikirkan pengaturannya”, jelasnya.

Ia berharap, penyediaan PKL di kawasan Tegalega dapat segera dilaksanakan, sehingga jalan di sekitar kawasan tetap terjaga keindahan dan estetikanya, serta tidak menimbulkan kemacetan lebih lanjut.

Ruas jalan seperti Moh Toha atau Otista nantinya bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh pengguna jalan, kata Ema.

Secara teknis, kata Ema, tim Satgas PKL Kota Bandung akan berkoordinasi dan jika semua aspek sudah terpenuhi, akan segera dilakukan penataan.

“Kalau sudah selesai, kita laporkan dulu ke walikota,” ujarnya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca juga:

Taman Pendidikan Terakota menambah ruang publik di Bandung



Source link