BERITA  

Pemkab Pangandaran Rencanakan Bangun Stadion Megah

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Pemerintah Kabupaten Pangandaran akan membangun Stadion Sepak Bola yang representatif.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, Detail Engineering Design (DED) nya akan selesai di tahun 2021sehingga rencana tersebut dapat diwujudkan pada tahun 2022.

Saat ini, kata Jeje, Pemkab telah menerima usulan untuk lokasi stadion tersebut dari beberapa desa.

“Usulan pertama di Desa Cintaratu, Kecamatan Parigi di lahan seluas 19 hektar,” katanya usai menghadiri Pelantikan Ketua, Wakil Ketua dan Anggota Exco Asosiasi PSSI Kabupaten Pangandaran periode 2019-2023 di Aula salah satu hotel Pangandaran, Minggu (26/1/2020).

Kemudian, lanjutnya, di Desa Sukarsik, Kecamatan Sidamulih di lahan seluas 16 hektar dan di Desa Sukahurip, Kecamatan Pangandaran dengan lahan seluas 15 hektar.

Untuk pemerataan pembangunan dan perekonomian, Jeje berharap tidak dibangun di wilayah Kecamatan Pangandaran, namun cenderung di Kecamatan Sidamulih, Kalipucang atau di Kecamatan lainnya.

Jeje mengaku, dirinya telah mempelajari besar anggaran yang diperlukan untuk membangun stadion di Bandung Barat. Besarnya sekitar Rp10 miliar.

Baca juga:  Musrenbang Kecamatan Mangunjaya, Wisata Desa di Sindangjaya Jadi Prioritas

“Kami kira anggaran sebesar itu tidak terlalu besar, yang terpenting adalah ada kemauan, komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pihak lainnya,” ujar Jeje.

Jeje menegaskan dalam melakukan pembangunan pemkab akan total dan tidak setengah-setengah, agar hasilnya maksimal.

“Untuk itu kami minta kepada PSSI agar kompak dalam organisasi dan mampu membina serta menghasilkan prestasi di dunia sepak bola,” harapnya.

Di tempat yang sama, Ketua PSSI Kabupaten Pangandaran Asep Noordin menyambut baik rencana dibangunnya stadion tersebut.

Sebab, kata Asep, sehebat apapun atlet jika tanpa sarana dan prasarana yang menunjang, maka akan sangat sulit untuk mencapai prestasi yang diharapkan.

Dirinya berharap dengan adanya dukungan terhadap persepakbolaan di Kabupaten Pangandaran dapat mencetak atlet-atlet yang berkualitas, bahkan jadi atlet nasional.

Asep pun menyampaikan, pada langkah awal, pihaknya akan fokus pada pembenahan organisasi, mendata club-club sepak bola dan sekolah sepak bola (SSB), karena banyak agenda pertandingan yang segera harus diikuti. (*)