MerahPutih.com – Maraknya turis asing yang membuka usaha secara ilegal dan bekerja di Bali dikeluhkan oleh Presiden DPD RI La Nyalla Mattalitti.

La Nyalla mendesak Pemprov Bali menindak tegas dan menertibkan bisnis ilegal tersebut untuk melindungi bisnis masyarakat setempat.

Baca juga

Deportasi imigrasi 2 WNA Polandia yang melanggar aturan Nyepi di Bali

“Sebenarnya ini tindakan segelintir turis asing, tapi tidak bisa dibiarkan begitu saja. Tindakan mereka telah mengganggu dan merampas lahan komersial penduduk setempat. Ini harus ditertibkan,” kata La Nyalla, Sabtu (25/3). ).

Senator Jatim itu mengingatkan, minat turis masuk ke Indonesia sudah jelas, sesuai dengan visanya. Yaitu, turis atau visa kerja.

“Sudah ada aturan ketat, sesuai visa bagi orang asing yang datang ke Indonesia. Pemerintah hanya bisa mengandalkan itu. Bagi yang punya visa turis tapi bekerja, ini tidak benar. Mereka yang harus berurusan,” ujarnya. dikatakan.

Baca juga

Emirates mengoperasikan Airbus A380 pertama ke Bali pada bulan Juni

La Nyalla menambahkan, bukan hanya turis perorangan yang ditertibkan. Namun juga perusahaan Indonesia yang mempekerjakan turis asing harus diberi peringatan keras dan tindakan tegas.

“Jangan sampai mereka mendapat untung dari bisnis Anda dengan melanggar aturan dengan merekrut tenaga kerja asing ilegal,” tegasnya.

Lebih lanjut, LaNyalla berharap dengan mengendalikannya, pariwisata di Bali akan tumbuh secara alami. Penduduk setempat menjadi tuan rumah di negara mereka sendiri.

Artinya orang asing tidak boleh memanfaatkan keadaan sehingga secara tidak langsung terjadi semacam penjajahan ekonomi yang mereka lakukan di Bali, pungkasnya. (Lb)

Baca juga

Kementerian Perhubungan akan membuka kembali pendaftaran Free Fixed Line Return



Source link