Indeks

Pembangun Tol Cisumdawu Ditargetkan Rampung di 15 April 2023

Merah Putih. dengan – Kementerian PUPR sedang membangun Tol Cisumdawu yang terdiri dari enam seksi. Proyek tersebut dibangun dengan skema Public Private Partnership (PPP) dengan biaya konstruksi Rp 5,5 triliun.

Dari enam seksi tersebut, seksi 1 dan 2 dikerjakan oleh Pemerintah sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) untuk meningkatkan kelayakan investasi jalan tol. Sedangkan Seksi 3-6 dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (CKJT) PT Citra Karya Jabar Tol.

Baca juga:

Tol Solo-Jogja akan dibuka saat mudik Lebaran

Sejauh ini, Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan sepanjang 11,45 km beroperasi sejak Januari 2022. Sehingga, pembangunan fisik Seksi 2 Pamulihan-Sumedang sepanjang 17,05 km sudah mencapai 94,7 persen.

Dengan demikian, konstruksi Seksi 3 Sumedang-Cimalaka sepanjang 4,05 km telah selesai 100%. Sedangkan untuk Seksi 4 Cimalaka-Legok sepanjang 8,20 km, Seksi 4A sudah selesai 87,93 persen dan Seksi 4B sudah selesai 58 persen.

Untuk Seksi 5 Legok-Ujungjaya dengan panjang 14,9 km, konstruksi telah selesai sebesar 60,9% pada Seksi 5A dan 63% pada Seksi 5B. Terakhir, Seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan, untuk 6A sudah 98,2 persen selesai dan untuk 6B sudah 100 persen selesai.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan penyelesaian tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) bisa selesai pada 15 April 2023 atau sebelum Idul Fitri 2023.

Menurutnya, Tol Ciwsumdawu baru saja hampir rampung, namun terjadi longsoran di seksi 5B yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian.

“Makanya ada perbaikan gedung,” kata Basuki.

Dengan longsor tersebut, menurut dia, pembangunan jalan tol di ruas itu akan disulap menjadi jembatan. Sebab, kata dia, paket pembangunan lain di ruas Tol Cisumdawu sudah selesai.

“Saya ingin sebelum lebaran bisa digunakan untuk mudik,” katanya.

Baca juga:

Korlantas Antisipasi Potensi Kemacetan Mudik Idul Fitri di Jalan Tol



Source link

Exit mobile version