MerahPutih.com – PSS Sleman menjamu Persis Solo pada laga Liga 1 BRI musim 2023/2024 berikut yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Jumat sore (7/7). Alhasil, PSS Sleman bermain imbang 2–2 dengan Persis Solo.
Dalam pertandingan itu, beberapa keputusan wasit Yudi Nurcaya dianggap kontroversial dan merugikan PSS Sleman. Keputusan wasit itu menarik perhatian ofisial tim PSS Sleman.
Soal keunggulan wasit pada laga PSS Sleman vs Persis Solo, pelatih kepala PSS Sleman Marian Mihail enggan berkomentar. Mihail mengaku menghormati semua keputusan wasit dalam sebuah pertandingan.
Baca juga:
Mengenal Menpora, Erick Thohir membawa 3 poin penting seputar Piala Dunia U-17
“Saya tidak mau mengomentari wasit. Saya kira keputusan yang diambil profesional. Hormat,” kata Mihail usai pertandingan.
Menurut Mihail, memprotes wasit saat pertandingan hanya akan mengganggu fokus pemain. Mihail mengungkapkan, dirinya menginstruksikan para pemain untuk tidak terlalu memprotes wasit dan fokus pada pertandingan.
Baca juga:
Ketum Jakmania menemui Pj Heru dan meminta JIS menjadi kandang Persija
Mihail mengancam akan mengganti pemain yang terlalu banyak protes pada wasit. Ancaman yang disebut Mihail itu disampaikan langsung kepada para pemain tim berjuluk Super Elang Jawa itu.
“Pemain saya mendidik tentang protes kepada wasit. Saya akan menggantikannya jika terlalu banyak protes kepada wasit. Itu bisa menimbulkan masalah dalam pertandingan,” kata Mihail.
“Saya menghormati wasit. Baik di dalam maupun di luar pertandingan,” pungkas pelatih asal Rumania itu. (Cahyo Purnomoedi/Yogyakarta)
Baca juga:
Dewa United FC kontrak Ricky Kambuaya 2 tahun, pemain ASEAN menyusul





