Indeks

Pasar Menjanjikan , Indonesia Jadi Market Utama Penyedia Layanan Platform Streaming

PENGGUNA melayani platform streaming dalam negeri relatif tinggi. Alhasil, banyak penyedia layanan internet fiber terus memanfaatkan peluang tersebut.

Country Head WeTV Indonesia, Lesley Simpson menjelaskan, pasar Asia, khususnya Indonesia, relatif tinggi. Jumlahnya mencapai ribuan pengguna.

“Banyak penonton di Indonesia yang menikmati berbagai konten berkualitas di WeTV,” kata Lesley di Jakarta, Kamis (6/4).

Baca juga:

Menghadapi streaming yang lambat, Disney berfokus untuk mengerjakan waralaba besar

Banyak penonton di Indonesia yang menikmati berbagai konten berkualitas di WeTV. (Foto: WeTV)

Untuk itu, WeTV dan MyRepublic menjalin kerjasama strategis untuk memudahkan pelanggan menikmati hiburan terbaik Asia.

“WeTV memiliki beragam konten unggulan, salah satunya serial WeTV Original pemecah layang-layang yang streaming lebih dari 15 juta kali sehari dan menjadi trending topik di media sosial,” jelasnya.

Serial unggulan lainnya adalah WeTV Original kupu kupu Malam yang dilihat lebih dari 4 juta kali dalam minggu pertama.

Bukan hanya konten lokal, konten Asia juga seperti China dengan judulnya Pacar saya adalah alien (pacar asing saya) yang tetap menempati posisi 1 kategori All Time Top di aplikasi WeTV”, jelasnya.

Baca juga:

Kehilangan bisnis streaming, PHK 7.000 karyawan Disney

WeTV dan MyRepublic menjalin kerjasama strategis untuk memudahkan pelanggan menikmati hiburan terbaik Asia. (Foto: WeTV)

Selain dilengkapi dengan subtitle resmi bahasa Indonesia dan berbagai layanan pendukung, WeTV menjadi aplikasi yang digemari semua kalangan.

CEO MyRepublic Timotius Max Sulaiman menjelaskan bahwa MyRepublic berkolaborasi dengan WeTV untuk hadir platform streaming khusus untuk setiap pelanggan MyRepublic.

“Dengan kerjasama ini, MyRepublic memberikan benefit khusus kepada seluruh pelanggan MyRepublic, baik pelanggan baru maupun lama,” ujarnya.

Baca juga:

Spotify menjadi layanan streaming musik pertama yang menembus 200 juta pelanggan berbayar



Source link

Exit mobile version