BERITA  

Pangandaran Tetap Terapkan New Normal, Arahan Gubernur Jabar Jadi Pedoman

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata.

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Pemkab Pangandaran sedang menunggu arahan lebih lanjut dari Pemprov Jabar terkait pelaksanaan new normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Untuk diketahui, Jabar tidak masuk dalam daftar daerah new normal yang diizinkan pemerintah pusat.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pihaknya sudah mengetahui jika Pangandaran dan kabupaten dan kota lainnya di Jabar tidak masuk daftar yang diizinkan terapkan new normal oleh pemerintah pusat.

Kata Jeje, Pangandaran tetap akan menerapkan new normal sesuai arahan dari Gubernur Jawa Barat dan membuka obyek wisata di Kabupaten Pangandaran, pada 5 Juni 2020.

“Kita akan tetap membuka obyek wisata sesuai rencana dengan memperhatikan protokol kesehatan. Setiap dua minggu sekali kita melakukan evaluasi dengan pak Gubernur,” ujar Jeje, Senin (1/6/2020).

Dirinya menambahkan, perubahan rencana penerapan new normal dilakukan, apabila Gubernur Jawa Barat meralat kembali untuk kebijakan level biru daerah di Jawa Barat.

“Kita patuh arahan Gubernur. Tentang aturan baru dari pemerintah pusat, itu kita serahkan kepada Pak Gubernur,” terangnya.

Baca juga:  Pasca Pelaksanaan Pilkades Serentak 2019, Ketua KPU Pangandaran Angkat Bicara

Jeje juga mengatakan, karena syarat bagi pengunjung harus membawa bukti surat keterangan sehat Rapid Test maka dirinya menganjurkan kepada pihak hotel dan restoran untuk memberikan diskon minimal 30 persen.

“Kan biaya Rapid Test itu mahal bisa mencapai 300 sampai 400 ribu, maka untuk memberikan kompensasi nya, pihak hotel dan restoran harus memberikan diskon minimal 30 persen atau lebih,” pungkasnya.***