Pangandaran Mengusir Sesak: Menata Ulang Surga yang Terkepung Semrawut Lapak dan Limbah
SEPUTAR PANGANDARAN – Wajah pesisir Pangandaran yang selama ini kerap dikeluhkan karena kesemrawutan, kini bersiap bersalin rupa. Pemerintah Kabupaten Pangandaran resmi menabuh genderang penataan ulang kawasan wisata pantai melalui gerakan bertajuk “Pangandaran Berbenah.”
Langkah strategis ini bukan sekadar polesan kosmetik. Berdasarkan tinjauan lapangan dan evaluasi kondisi terkini, Pemkab menilai intervensi mendesak perlu dilakukan demi mengembalikan estetika pantai yang kian terhimpit dinamika lapangan yang tak beraturan.
”Langkah ini diambil demi menciptakan pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan berkesan bagi wisatawan, sekaligus untuk menyejahterakan masyarakat lokal,” tulis otoritas Pemkab Pangandaran dalam dokumen rencana penataan yang diterima redaksi.
Membedah 5 Poin Penyelamatan Kawasan
Ada lima fokus utama yang akan menjadi panglima dalam penataan kali ini:
- Zonasi Perahu Wisata: Mengembalikan Pandangan Laut Selama ini, parkir perahu nelayan dan wisata yang acak-acakan seringkali menutup akses visual ke arah laut. Melalui penataan ini, formasi perahu akan diatur agar rapi dan estetis, sehingga wisatawan kembali bisa menikmati cakrawala tanpa sekat.
- Disiplin Kendaraan Wisata: No More Parkir Sembarangan Operasional ATV, sepeda listrik, dan kendaraan wisata lainnya kini punya aturan main baru. Pemkab akan menyediakan kantong parkir khusus agar moda rekreasi ini tidak lagi menumpuk dan “menjajah” area publik yang diperuntukkan bagi pejalan kaki.
- Sterilisasi Bahu Jalan: Melawan Macet Kronis Titik-titik krusial yang selama ini menjadi simpul kemacetan akan disterilisasi. Penerapan area dilarang parkir di bahu jalan tertentu akan dipertegas guna menjamin kelancaran arus lalu lintas, terutama saat lonjakan pengunjung di akhir pekan.
- Penataan Lapak Pedagang: Ruang Gerak untuk Wisatawan Pedagang pantai dan lapak di bahu jalan akan ditata ulang. Targetnya adalah memberikan ruang gerak yang lebih luas dan nyaman bagi pengunjung, tanpa harus mematikan denyut ekonomi kerakyatan yang menjadi tumpuan warga.
- Revitalisasi Limbah: Menjaga Laut Tetap Biru Isu lingkungan menjadi perhatian serius. Normalisasi drainase dan pengendalian limbah cair akan diakselerasi untuk mencegah pencemaran air laut secara langsung, memastikan ekosistem pesisir tetap terjaga untuk masa depan.
Antara Harapan dan Konsistensi Lapangan
Dengan slogan “Pangandaran Nyaman, Wisatawan Senang, Ekonomi Gemilang,” Pemkab Pangandaran mencoba meyakinkan publik bahwa penataan ini adalah investasi jangka panjang untuk menjaga daya saing Pangandaran sebagai destinasi kelas dunia.
Namun, di atas kertas, rencana ini terlihat manis. Tantangan sesungguhnya ada pada konsistensi penegakan aturan di lapangan. Kesadaran pelaku usaha lokal dan ketegasan petugas dalam menjaga zonasi akan menjadi penentu: apakah Pangandaran benar-benar berbenah, atau hanya sekadar program musiman yang akan kembali semrawut saat petugas lengah?
