
Merah Putih. dengan – Perayaan Hari Jadi (Harlah) ke-25 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan NU Abad ke-1 digelar di Stadion Manahan, Surakarta, Minggu (23/7).
Beberapa kiai pengasuh dari pesantren dijadwalkan untuk berpartisipasi dalam acara tersebut.
Baca juga:
Harlah di lapangan, momentum PKB menyatukan kekuatan untuk pilpres 2024
“Kehadiran para kiai sepuh ini menjadi tanda bahwa PKB tidak bisa dipisahkan dari kiai yang melahirkan partai. Kehadiran kiai khos ini sekaligus mengukuhkan PKB sebagai partai yang menjadi pintu gerbang perjuangan kiai untuk mewarnai berbagai kebijakan bangsa,” ujar Ketua Panitia Harlah ke-25 KH Yusuf Chudori.
Gus Yusuf alias KH Yusuf Chudori mengungkapkan, jajaran kiai senior yang hadir antara lain Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Mansur (Lirboyo), Wakil Rais Aam PBNU KH Anwar Iskandar (Al Amien, Kediri), KH Nurul Huda Djazuli (Ploso) dan KH Agoes Ali Masyhuri (Tulang).
Turut hadir Nyai Badriyah Djazuli, Nyai Lilik Cholidah Badrus dan Nyai Djuwariyah Fawaid As’ad.
“Kehadirannya jelas sangat berarti dan kami berterima kasih karena di tengah kesibukannya mendidik mahasiswa, mereka tetap mendedikasikan waktunya untuk mengabdi bersama PKB,” ujarnya.
Selain para kiai senior, perayaan HUT ke-25 PKB dan abad ke-1 NU ini juga dihadiri para ajengan dan perwakilan pesantren se-Jawa.
Kehadiran kiai tua, pengurus pestren, kiai muda dan santri menunjukkan bahwa PKB tidak akan pernah lepas dari orang-orang seperti akarnya.
“PKB benar-benar lahir dari pesantren dan menjadi alat perjuangan pesantren di Indonesia,” ujarnya.
Pengasuh API Pesantren Tegalrejo Magelang itu mencontohkan, NU dan Indonesia adalah dua tema utama garis perjuangan PKB.
Menurutnya, PKB tidak bisa dipisahkan dari NU, sebaliknya NU juga tidak bisa keluar dari PKB karena ikatan sejarah, nilai-nilai, hampir sama dengan pelaku perjuangan.
“PKB dan NU ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Kehadiran dua entitas besar ini merupakan modal bagi Indonesia untuk menciptakan kerukunan, kedamaian dan kesejahteraan bagi anak bangsa,” ujarnya. (Lb)
Baca juga:
Jokowi akan mengikuti PKB Harlah Peak di Stadion Manahan





