Musik  

Musisi Indonesia Dipha Barus, Rayi RAN Hingga Rossa Bergabung Hidupkan Kembali Zamrud Khatulistiwa

Musisi Indonesia Dipha Barus, Rayi RAN Hingga Rossa Bergabung Hidupkan Kembali Zamrud Khatulistiwa
Musisi Indonesia Dipha Barus, Rayi RAN Hingga Rossa Bergabung Hidupkan Kembali Zamrud Khatulistiwa

Dipha Barus, Rayi RAN, Rossa, Kunto Aji dan Aurelie Moeremans bergabung untuk menghidupkan kembali Zamrud Khatulistiwa. Lagu ini merupakan karya Guruh Sukarno Putra yang terkenal dengan Keenan Nasution dan Clichy.

Zamrud Khatulistiwa dibuat sebagai bagian dari kampanye Ressoned yang diluncurkan oleh layanan streaming musik Resso untuk merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus. Menurut Dipha Barus, project arranger ,Zamrud Khatulistiwa adalah lagu yang tak terlupakan. Saya ingat ketika saya masih kecil, jadi saya menikmati lagu yang dinyanyikan Keenan Nastion.

“Versi favorit saya adalah versi Om kinan. Saya punya kaset. Saya belajar dari almarhum ayah saya. Artinya, ketika saya masih kecil, pengaturan Mas Guru tidak disengaja. Saya senang. Musisi lain dalam kondisi yang baik . ” Ujar Dipha Barus dalam konferensi pers virtual, Jumat (13/8/2021).

Bersamaan dengan proyek remake yang diajukan oleh Zamrud Khatulistiwa, Diapha Barus mendengarkan lagu dari album  Lomba Cipta Lagu Remaja  (LCLR) dari salah satu stasiun radio pertama.

Baca juga:  Gitaris Senior Donny Suhendra Meninggal Dunia

Mendengarkan beberapa lagu ini, Diapha Barus menemukan kontes komposisi serupa yang diadakan secara serentak oleh salah satu stasiun radio Italia, yang berisi lagu-lagu dengan nada yang sama.

Segera setelah dia menerima tawaran untuk bekerja di bawah pengaturan baru, Dipha Barus dapat dengan mudah melakukannya. “Saya merasakan hal yang sama hari itu,” kata Dipha.

Menurut  Dipha Barus, tantangan sebenarnya bukanlah bagaimana cara memperbarui zamrud, melainkan karena pandemi virus corona, ia dan rekan-rekannya terpisah. Namun, Diva Barus memilih untuk melihat tantangan tersebut sebagai pelajaran baru.

“Kendalanya paling karena take di tempat yang berbeda, makanya susah karena take-nya di tempat-tempat berbeda. Kendalanya bagi gue, gue jadiin tantangan baru dan gue banyak belajar dalam project inidalam hal mixing vokal,” kata Dipha.

Setali tiga uang dengan apa yang dikatakan Dipha, Rossa pun merasa salah satu tantangan paling terasa yang terjadi selama penggarapan versi baru Zamrud Khatulistiwa adalah karena adanya situasi pandemi virus Corona. Selain waktu yang terbatas, Rossa juga tidak memiliki studio di rumahnya.

Baca juga:  Jaz Rilis Lagu Berjudul Aku Butuh Kamu, Liriknya Bikin Baper!
Musisi Indonesia Dipha Barus, Rayi RAN Hingga Rossa Bergabung Hidupkan Kembali Zamrud Khatulistiwa foto: detik.com

“Sebetulnya yang membuat unik ini adalah jangka waktunya. Kolaborasinya beberapa orang, punya jadwal masing-masing, pas mau bikin ini lagi PPKM nggak bisa keluar rumah. Kami cuman chat-chat doang,” kata Rossa.

“Kesulitannya aku jujur di rumah nggak punya studio, aku gaptek banget, aku cukup buat pergi aja deh ke studio. Tapi pihak Resso-nya ngasih banyak supoort, aku bisa ke studio, semua protokol kesehatan dijalanin, kami PCR dulu, di hari H ada antigen juga, aku juga jadi merasa nyaman untuk bekerja,” tutur Rossa.

Rossa pun bercerita, kolaborasi ini adalah hal yang telah lama dinantikan olehnya. Terlebih, ada suatu niatan baik yang menjadi dasar di balik terciptanya proyek musik tersebut.

“Dari dulu ingin bikin sesuatu yang ramai-ramai gini, tapi nggak pernah kesampean. Ini adalah persembahan untuk Indonesia awalnya untuk niatnya dulu. Karena di zaman sekarang orang mager nggak sih untuk bikin sesuatu? Padahal memang kita butuh musik. Mudah-mudahan bisa menghibur orang banyak,” harap Rossa.

Baca juga:  Arti Lagu Easy On Me Adele Sangat Mendalam

Sumber: detik.com