Mudik Lebaran 2026: DPR Ingatkan Pertamina Jaga Ketahanan Energi di Tengah Gejolak Global
SURABAYA, SPC – Komisi VI DPR RI memberikan perhatian khusus pada kesiapan sektor energi menjelang arus mudik Idul Fitri 2026. Dalam pertemuan yang digelar di Pertamina Office Building Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 6 Maret 2026, DPR meminta badan usaha milik negara (BUMN) energi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat yang diprediksi mencapai angka fantastis.
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Ida Nurlaela Wiradinata, menegaskan bahwa lonjakan pergerakan warga saat Lebaran tahun ini harus disikapi secara serius. Hal ini mengingat kondisi geopolitik global yang masih memicu ketidakpastian harga minyak dunia.
“Lonjakan harga minyak dunia akibat ketegangan global harus menjadi alarm bagi ketahanan energi nasional. Apalagi saat mudik Lebaran, kebutuhan BBM pasti meningkat seiring tingginya mobilitas masyarakat,” ujar Ida di sela-sela pembahasan.
Prediksi 143 Juta Pemudik: Ujian bagi Pertamina
Berdasarkan data pemerintah, jumlah pergerakan masyarakat pada periode Lebaran 2026 diprediksi menembus 143 juta orang. Angka ini merepresentasikan lebih dari separuh total populasi Indonesia yang bergerak dalam waktu bersamaan.
Menanggapi kekhawatiran tersebut, pihak Pertamina memberikan jaminan bahwa pasokan energi tetap berada pada level aman. Berikut adalah poin-poin utama dalam koordinasi tersebut:
- Ketersediaan Stok: Pertamina memastikan cadangan BBM untuk arus mudik dan balik 2026 dalam posisi mencukupi.
- Antisipasi Lonjakan: Penyiapan titik-titik layanan tambahan di jalur rawan macet dan destinasi wisata.
- Ketahanan Energi: Mitigasi risiko terhadap fluktuasi harga minyak global agar tidak mengganggu distribusi domestik.
Fokus pada Kenyamanan Masyarakat
Ida Nurlaela menekankan bahwa kesiapan sektor energi bukan sekadar masalah teknis distribusi, melainkan faktor krusial bagi keamanan dan kenyamanan pemudik. Ia meminta Pertamina tetap waspada meski stok dinyatakan aman.
“Pariwisata dan silaturahmi adalah penggerak ekonomi saat Lebaran. Kesiapan energi menjadi kunci agar perjalanan masyarakat bisa berlangsung aman, lancar, dan nyaman,” tambahnya.
DPR RI berjanji akan terus memantau implementasi di lapangan hingga hari raya tiba, guna memastikan tidak ada kelangkaan BBM di jalur-jalur utama mudik yang dapat memicu kepanikan publik.




