MerahPutih.com – Kementerian Pertahanan Prabowo Subianto mendampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menemui Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Kompleks Seri Perdana, Putrajaya, Malaysia, Kamis (6/8).
Jokowi yang tiba bersama Iriana sekitar pukul 10.00 WIB disambut Anwar Ibrahim dan Dato’ Seri Wan Azizah. Ia kemudian memperkenalkan satu persatu delegasi yang hadir bersamanya.
Baca juga
Presiden Jokowi bertemu Perdana Menteri Anwar Ibrahim dan Raja Malaysia
Ada momen spesial saat itu ketika giliran Prabowo, dia langsung menyapa Anwar sambil membungkuk hormat. Hal itu menimbulkan senyuman dari Jokowi yang berada di hadapannya.
Prabowo dan Anwar sudah bersahabat sejak lama. Pada Oktober 2021, sebelum Anwar menjadi PM Malaysia, Prabowo mengunjungi kediaman pribadi Anwar di Kuala Lumpur. Saat itu, Anwar mendoakan Prabowo dalam menjalankan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan.
Salah satu agenda Jokowi di Malaysia adalah menyaksikan pertukaran nota kesepahaman (MoU) yang disepakati bersama.
“Saudaraku, sahabatku yang mulia Datuk Sri Anwar Ibrahim. Suatu kehormatan bagi saya dan delegasi berkunjung ke Malaysia untuk membalas kunjungan Datuk Anwar Januari lalu,” kata Jokowi.
Baca juga
Kunjungan Singkat Jokowi ke Singapura-Malaysia Ajak Investor Bahas PMI
Ia pun menyambut baik selesainya perundingan batas laut teritorial di Laut Sulawesi, di bagian selatan Selat Malaka.
“Setelah 18 tahun proses negosiasi, 18 tahun. Ini bisa teratasi, alhamdulillah berkat Sri Anwar Ibrahim yang bekerja cepat dengan bantuan para menteri,” lanjutnya.
“Saya sangat mengapresiasi komitmen Datuk Sri Anwar Ibrahim untuk memperkuat militer Indonesia dan juga menegakkan hukum yang adil bagi para pekerja Indonesia,” kata Jokowi.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Menko Polhukam Mahfud MD; Menteri Luar Negeri Retno Marsudi; Menteri Sekretaris Negara Pratikno; Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian; Menteri Penanaman Modal/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.
Kemudian Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan; Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah; Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJH) Kementerian Agama Muhammad Aqil Irham; dan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Hermono. (Lb)
Baca juga
Seskab Ungkap Alasan Jokowi Panggil Prabowo Terkait Gagasan Perdamaian Rusia-Ukraina
