
MerahPutih.com – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengikuti kegiatan panen padi di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember, Jawa Timur, Jumat (24/3). Dalam kesempatan itu, Moeldoko mengimbau para petani untuk selalu siap menghadapi situasi apapun, termasuk krisis air.
“Kita sedang menghadapi ancaman krisis air. Dunia juga akan menghadapinya. Untuk itu, sumber air dikelola dan dikelola dengan baik, petani juga tetap rukun menghadapi krisis apapun,” kata Moeldoko dalam keterangan tertulis dari Jakarta, Sabtu (25/3).
Baca juga
Presiden Jokowi mengunjungi pemakaman istri Moeldoko
Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menghadiri acara panen raya di Kab. Jember untuk melihat langsung keberhasilan panen melalui teknologi intensifikasi pertanian.
Merujuk pada pesan Presiden Jokowi, Moeldoko mengatakan, “Intensifikasi akan mempersingkat masa tanam sekaligus meningkatkan hasil panen. Kesejahteraan petani akan meningkat,” ujar Moeldoko.
Sejak tahun lalu, lahan pertanian seluas 500 hektar di Desa Lojejer telah ditanami bibit padi super M70D. Masyarakat desa juga membuktikan hasil benih M70D mencapai 9 ton per hektar. Angka tersebut jauh di atas rata-rata hasil padi di Indonesia yang mencapai 5,7 ton per hektar.
Baca juga
Moeldoko Sebut Tindakan Tak Simpatik Presiden Jokowi Stranas PK Hanya Seremonial
Lebih lanjut, menurut Sugeng Widodo, Direktur M-Tani yang memproduksi benih M70D, benih ini juga sudah bisa dipanen pada umur 75 hari. Padahal rata-rata umur beras di Indonesia masih di atas 90 hari.
Sementara itu, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. jember Arief Tjahyono mengatakan Kabupaten Jember merupakan daerah dengan luas lahan pertanian terbesar ketiga di Indonesia, dengan total 86.000 hektar.
Namun, produktivitas pertanian di Kab. Jember masih kalah jika dibandingkan dengan Kab. Ngawi yang sama-sama berada di Jawa Timur. Sama dengan luas tanah di Kab. Ngawi memang tidak sebesar di Kab. Jember.
“Perlahan beralih menggunakan pupuk organik. Nanti tanahnya gembur seperti di Ngawi. Jadi jangan hanya mengandalkan pupuk anorganik,” pesan Moeldoko. (Lb)
Baca juga
Istri Moeldoko Koesni Harningsih meninggal dunia





